,

Polsek Siantar Timur Respon Cepat, Laporan Warga soal Wanita Masuk Kos Tanpa Izin Berakhir dengan Surat Pernyataan

Posted by

Pematangsiantar // Kennedynews.id

Selasa (25/08/2026) – Siang itu, suasana di Jalan Kertas Gang Aman, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, mendadak ramai. Seorang pemilik kos melaporkan adanya 4 orang wanita yang masuk dan menginap ke tempat kosnya tanpa izin.

Tanpa membuang waktu, pemilik kos berinisial Ibu TS segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siantar Timur.

Polsek Siantar Timur Respon Cepat

Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar yang dipimpin oleh Piket Pawas Kanit Intelkam IPDA Syaiful Panjaitan merespons cepat laporan warga pada Selasa siang, 25 Agustus 2026, sekira pukul 14.00 WIB.

Kapolsek Siantar Timur, IPTU Chandra Ritonga, S.H., M.H., mengatakan bahwa warga binaan Ibu TS selaku pemilik kos melaporkan adanya 4 orang wanita yang masuk dan menginap ke tempat kosnya tanpa izin. Ibu TS juga mencurigai mereka melakukan perbuatan kurang baik di tempat kos yang dihuni anak kost laki-laki.

Mediasi dan Perdamaian

Personil piket kemudian mendatangi lokasi dan membawa ke-4 orang wanita tersebut ke Polsek Siantar Timur. Setelah dilakukan mediasi, pemilik kos Ibu TS bersedia memaafkan ke-4 wanita yang tanpa izin menginap di tempat kosnya. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Surat Pernyataan.

Tujuan: Tingkatkan Kehadiran Polri

Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan mediasi ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, mendekatkan diri dengan warga, dan mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas.

Situasi Aman dan Kondusif

“Selama kegiatan mediasi tersebut berjalan dengan baik, situasi dalam keadaan aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Timur yang memilih pendekatan mediasi dan perdamaian dalam menangani laporan warga di Gang Aman.

Pendekatan kekeluargaan ini menjadi solusi terbaik agar tidak ada pihak yang dirugikan secara berlebihan dan hubungan antar warga tetap terjaga. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin dan mengutamakan musyawarah.

(Edi.Hlw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *