
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Rabu (26/08/2026) – Siang itu, seorang polisi berseragam lengkap berjalan menyusuri Jalan Kenali, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba. Bukan sedang mengejar penjahat, tetapi sedang menindaklanjuti laporan warga tentang pipa tiang listrik yang menempel di dinding tetangga dan masuk ke pekarangan rumahnya.
Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Nagapita Aiptu Reynold Budiman Purba melaksanakan sambang untuk menindaklanjuti laporan warga pada Rabu siang, 26 Agustus 2026, sekira pukul 13.20 WIB.
Keluhan Warga soal Pipa Tiang Listrik
Kapolsek Siantar Martoba, IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH, mengatakan bahwa warga berinisial Ibu Boru S melaporkan komplain atas pipa tiang listrik yang menempel di dinding tetangganya, Bapak M, karena pipa tiang listrik tersebut masuk ke pekarangan rumahnya. Ibu Boru S adalah warga yang mengontrak di rumah tersebut.
Sambang dan Pendataan
Namun, saat Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang bersama RT 003 Ibu Boru Tamba dan pemilik rumah yang dikontrak Ibu Sitompul, yaitu Ibu MFS, Ibu Boru S tidak berada di rumah. Bhabinkamtibmas kemudian menyambangi tetangga pemilik pipa tiang listrik tersebut, berinisial DM, untuk mencari solusi terbaik.
Pesan Kamtibmas dan Call Center 110
Pada kesempatan ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengingatkan bahwa Layanan Call Center 110 (bebas pulsa) dapat digunakan apabila mengetahui maupun menemukan adanya gangguan Kamtibmas maupun tindak pidana.
Tujuan: Tingkatkan Kehadiran Polri
Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan sambang ini bertujuan untuk meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat serta menjalin kemitraan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba yang menindaklanjuti laporan warga di Jalan Kenali.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari warga. Dengan pendekatan yang humanis dan koordinasi dengan RT dan tetangga, diharapkan masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
(Edi.Hlw)





Tinggalkan Balasan