
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Jumat (04/09/2026) – Sore itu, suasana di Gereja GKPB Jalan SM. Raja, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, terlihat berbeda dari biasanya. Bukan hanya deretan jemaat yang duduk mendengarkan khotbah, melainkan juga kehadiran seorang polisi berseragam lengkap yang berdiri di mimbar memberikan penyuluhan. Para jemaat, dari anak-anak hingga orang tua, tampak antusias menyimak setiap kata yang disampaikan.
Dialah Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Pematangsiantar IPDA Serly Tarigan bersama personil lainnya. Kehadiran mereka sore itu untuk melaksanakan sosialisasi pencegahan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Gereja GKPB atas permohonan dari pihak gereja.
Sat Lantas Sosialisasi Cegah Laka Lantas di Gereja GKPB
Kegiatan sosialisasi yang digelar Jumat sore (04/09/2026) sekitar pukul 15.30 WIB ini merupakan tindak lanjut dari Surat Permohonan dari PPA GKPB MDC yang meminta Polres Pematangsiantar menjadi narasumber dalam sosialisasi mencegah kecelakaan, tertanggal 1 September 2026.
Kasat Lantas AKP Simon E. Simatupang, S.H., M.H., CPHR, menjelaskan bahwa kehadiran personil Sat Lantas di gereja tersebut adalah untuk memberikan himbauan dan penyuluhan kepada anak-anak dan orang tua jemaat Gereja GKPB.
“Kami menerima undangan dari pihak gereja dengan senang hati. Ini adalah bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ujar Kasat Lantas.
Himbauan: Jangan Berkendara Tanpa SIM dan Patuhi Aturan Lalin
Dalam sosialisasi tersebut, Kanit Kamsel IPDA Serly Tarigan menyampaikan himbauan penting kepada seluruh jemaat, terutama anak-anak dan orang tua. Ia mengingatkan agar tidak menggunakan kendaraan bermotor sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah.
“Jangan pernah mengendarai kendaraan bermotor jika belum memiliki SIM. Ini sangat berbahaya dan dapat membahayakan diri sendiri serta orang lain,” ujar IPDA Serly.
Selain itu, para jemaat juga diimbau untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya sehingga tercipta situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman. Penjelasan tentang penyebab serta akibat terjadinya kecelakaan lalu lintas juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi tersebut.
Menekan Angka Kecelakaan dan Korban Fatalitas
Kasat Lantas menambahkan bahwa dengan adanya sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua di Gereja GKPB, semakin tertib dalam berlalu lintas. Hal ini pada akhirnya akan menekan angka kecelakaan lalu lintas dan korban fatalitas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.
“Kami berharap apa yang kami sampaikan hari ini dapat menjadi bekal bagi seluruh jemaat untuk lebih berhati-hati dan patuh saat berada di jalan raya,” tambah Kasat Lantas.
Antusiasme Jemaat Gereja GKPB
Para jemaat Gereja GKPB menyambut baik kehadiran personil Sat Lantas dan sosialisasi yang disampaikan. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama bagi anak-anak yang mulai mengenal kendaraan bermotor.
Seorang orang tua jemaat mengaku senang karena ada sosialisasi seperti ini yang diberikan langsung oleh petugas kepolisian.
“Kami jadi lebih paham tentang pentingnya SIM dan aturan lalu lintas. Ini sangat berguna bagi kami dan anak-anak,” ujar salah seorang jemaat.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Sat Lantas Polres Pematangsiantar melalui Kanit Kamsel IPDA Serly Tarigan dan personil yang melaksanakan sosialisasi cegah laka lantas di Gereja GKPB Jalan SM. Raja. Kolaborasi antara Polri dan institusi keagamaan seperti ini sangat positif untuk menyebarluaskan pesan keselamatan berlalu lintas.
Kennedynews.id juga mengapresiasi Gereja GKPB yang mengundang Polri untuk memberikan sosialisasi kepada jemaatnya. Ini menunjukkan kepedulian pihak gereja terhadap keselamatan jemaat, terutama anak-anak. Semoga sosialisasi ini membawa manfaat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Pematangsiantar.
(Edi.Hlw)






Tinggalkan Balasan