
Simalungun // Kennedynews.id
Selasa (22/09/2026) – Duka menyelimuti Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun. Seorang pemuda bernama Novendus Purba (29) ditemukan meninggal dunia di kawasan Sungai Siboro, Hutan Perbukitan Siboro. Sebelumnya, keluarga melaporkan bahwa korban tidak kembali ke rumah sejak Senin, 21 September 2026, setelah diminta orang tuanya untuk menyemprot rumput di ladang. Jajaran Polsek Purba bersama Tim Identifikasi (Inavis) Polres Simalungun bergerak cepat melakukan olah TKP dan evakuasi.
Kronologi Penemuan
Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., dalam laporan resmi yang disampaikan kepada Kapolda Sumatera Utara, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat keluarga korban melaporkan bahwa korban tidak kembali ke rumah sejak Senin, 21 September 2026.
“Pada Selasa pagi sekira pukul 09.00 WIB, keluarga korban melaporkan bahwa korban tidak kembali ke rumah sejak hari sebelumnya, sehingga personel bersama perangkat desa dan warga melakukan pencarian di sekitar area perladangan Siboro,” ucap AKBP Hendri Nupia Dinka Barus.
Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan pada pukul 15.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lokasi aliran sungai. Tim Inavis Polres Simalungun bersama personel Polsek Purba selanjutnya melakukan olah TKP dan menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, termasuk dokumen kependudukan milik korban dan keluarganya.
Hasil Visum: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Haranggaol guna dilakukan pemeriksaan visum oleh dr. Ester Naumi Regina Simanjuntak. Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban.
“Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga kemudian memohon agar jenazah tidak dilakukan otopsi dan akan dibawa pulang untuk dilaksanakan prosesi adat,” kata AKBP Hendri Nupia Dinka Barus.
Diduga Mengalami Tekanan Pikiran
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dalam sebulan terakhir korban kerap terlihat murung dan tampak seperti sedang mengalami tekanan pikiran. Keluarga juga menyampaikan adanya sejumlah persoalan yang tengah dihadapi korban sebelum kejadian tersebut terjadi.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban dalam sebulan terakhir sering terlihat melamun. Kami masih mendalami keterangan dari pihak keluarga dan saksi-saksi terkait kondisi korban sebelum kejadian,” tuturnya.
Langkah Penanganan
AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil sejumlah langkah penanganan, di antaranya melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan keluarga korban, serta meminta surat pernyataan dari pihak keluarga terkait permohonan tidak dilakukannya otopsi.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, berkoordinasi dengan pihak kecamatan, tim identifikasi, serta pihak keluarga korban,” ungkapnya.
Kegiatan olah TKP tersebut turut melibatkan Kanit Reskrim Polsek Purba Ipda Lasdoyan Silalahi, S.H., M.H., Kanit Intel Aiptu Halasson Sinaga, Kanit Patroli Aiptu J.T. Ritonga, Kapospol Haranggaol Aiptu Cairul Saleh Sinurat, Bapolsek Purba Aipda Andi Nova Napitupulu, serta Tim Inavis Polres Simalungun Aiptu Owen Saragih.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi respon cepat Polsek Purba bersama Tim Inavis Polres Simalungun dalam menangani penemuan jasad pemuda di Sungai Siboro, Haranggaol. Olah TKP yang cermat, koordinasi dengan pihak keluarga, serta penghormatan terhadap permohonan keluarga untuk tidak melakukan otopsi menunjukkan pendekatan yang humanis dan profesional. Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya Novendus Purba. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Kami juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama bagi mereka yang menunjukkan tanda-tanda tekanan pikiran, agar kejadian serupa tidak terulang.
(J.Ndraha)







Tinggalkan Balasan