
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Kamis (02/10/2026) – Pagi itu, suasana di MAN Kota Pematangsiantar tampak berbeda dari hari biasa. Puluhan siswa berkumpul di dalam ruangan, bukan untuk pelajaran umum, melainkan untuk mengikuti sosialisasi Program Paham AI yang digelar Polres Pematangsiantar. Wajah-wajah muda itu tampak antusias, siap menyimak materi tentang kecerdasan buatan yang selama ini mungkin hanya mereka dengar sekilas.
Polres Pematangsiantar melaksanakan sosialisasi Program Paham AI kepada 97 siswa-siswi MAN Kota Pematangsiantar, Kamis, 2 Oktober 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkenalkan literasi digital dan kecerdasan buatan kepada generasi muda.
Dipimpin KBO Sat Samapta
Sosialisasi tersebut dipimpin Kaurbinopsnal (KBO) Satuan Samapta IPTU Pitra Jaya Surya Putra, SH, didampingi Kanit Intelkam Polsek Siantar Selatan IPDA Syaiful Bahri, SH, Bamin Bag SDM BRIPKA David T.M. Sembiring, SH, BA Sitik BRIPTU Michael Parhoras Sianipar, BA Sat Binmas BRIPDA Alexandro Toga Pangaribuan, dan BA Sihumas BRIPDA Rafael Carlos Simbolon.
Kehadiran personel dari berbagai fungsi ini menunjukkan bahwa Program Paham AI merupakan program yang serius dan melibatkan banyak pihak. Tidak hanya dari Sat Samapta, tetapi juga Intelkam, SDM, Binmas, dan Humas.
Registrasi hingga Sertifikat
Dalam sosialisasi tersebut, KBO Sat Samapta IPTU Pitra Jaya Surya Putra, SH, menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup beberapa tahapan. Pertama, pembuatan (registrasi akun) dan pendaftaran akun siswa pada platform resmi Senopatiacademy.id. Setelah akun terdaftar, siswa mengikuti sesi interaktif (live session) untuk empat modul pembelajaran, yang meliputi Modul 01, Modul 02, Modul 11, dan Modul 22.
“Kami memastikan pelaksanaan di setiap masing-masing sesi tersebut berjalan optimal. Setiap siswa harus mengikuti seluruh rangkaian dengan baik,” ujar IPTU Pitra.
Selain itu, dilakukan evaluasi pembelajaran dengan memastikan siswa mengerjakan ujian awal (pre-test) dan ujian akhir (post-test) yang tersedia di dalam ruang sesi interaktif. Siswa juga diarahkan untuk menyelesaikan permainan interaktif berjudul “Cerita Jeda” yang terdapat pada fitur Lab AI. Permainan ini menjadi cara yang menyenangkan untuk memahami konsep-konsep kecerdasan buatan.
Penerbitan Sertifikat dan Integrasi Program
Tahap akhir dari kegiatan ini adalah penerbitan sertifikat. Siswa difasilitasi untuk mengunduh dan mencetak sertifikat kelulusan mereka masing-masing secara mandiri. Selain itu, dilakukan manajemen dokumen dan integrasi program dengan membuat media penyimpanan digital melalui Google Drive guna mengompilasi seluruh sertifikat siswa. Semua ini akan diintegrasikan ke dalam program Quick Wins 9.1 dan 9.2.
“Seluruh sertifikat siswa akan dikompilasi dan diintegrasikan ke dalam program Quick Wins 9.1 dan 9.2. Ini menjadi bagian dari upaya kami mendokumentasikan pencapaian siswa secara rapi dan terukur,” jelas IPTU Pitra.
Antusiasme 97 Siswa
Pelaksanaan sosialisasi ini disambut antusias oleh 97 siswa-siswi MAN Kota Pematangsiantar yang mengikuti kegiatan. Mereka berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan kecerdasan buatan (AI) dan berhak memperoleh sertifikat kelulusan. Wajah-wajah puas terlihat saat mereka menyelesaikan sesi terakhir.
Salah satu siswa mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, materi yang disampaikan membuka wawasan baru tentang bagaimana AI bekerja dan bagaimana teknologi ini bisa dimanfaatkan di masa depan.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polres Pematangsiantar yang aktif memperkenalkan literasi kecerdasan buatan kepada generasi muda melalui Program Paham AI. Di era digital seperti sekarang, pemahaman tentang AI bukan lagi hal yang eksklusif, melainkan kebutuhan dasar bagi siswa agar siap menghadapi tantangan zaman. Kegiatan ini tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga membangun kesadaran bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara positif. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya. Generasi muda yang melek teknologi adalah aset berharga bagi masa depan bangsa.
(Edi.Hlw)








Tinggalkan Balasan