
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Selasa (13/10/2026) – Pagi itu, sekitar pukul 07.30 WIB, suasana di SD Negeri 124387, Jalan Naga Huta, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, tampak ceria. Anak-anak berseragam merah putih berlarian di halaman sekolah, sebagian duduk di bangku belajar. Di tengah keceriaan itu, dua personel Polsek Siantar Martoba datang menyambangi. Kedatangan mereka bukan untuk menakuti, melainkan untuk berbagi pesan penting tentang persahabatan dan anti-perundungan.
Kapolsek Siantar Martoba, IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH, diwakili Kanit Binmas IPDA Nirwan Sirait dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Setia Negara AIPTU Januar Butarbutar, melaksanakan sosialisasi dalam rangka antisipasi Bullying di SD Negeri 124387, Selasa pagi, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 07.30 WIB.
Himbauan Tidak Melakukan Kontak Fisik
Dalam arahannya, Kanit Binmas IPDA Nirwan Sirait menghimbau para siswa-siswi tidak melakukan bullying atau perundungan, seperti tidak melakukan kontak fisik seperti memukul, menendang, mendorong, menjambak, atau merusak barang milik temannya.
“Bullying itu tidak baik. Jangan pernah memukul, menendang, atau merusak barang teman. Itu menyakiti orang lain,” pesan IPDA Nirwan Sirait.
Tidak Mengeluarkan Kata-Kata Menyakiti
Kemudian, siswa juga diminta tidak mengeluarkan kata-kata untuk menyakiti seperti menghina, mengejek, memberikan julukan buruk, mencaci maki, atau mengancam. Kata-kata yang menyakitkan bisa meninggalkan luka yang lebih dalam daripada luka fisik.
“Kata-kata itu bisa menyakitkan. Jangan menghina, mengejek, atau memberi julukan buruk kepada teman. Itu bukan hal yang baik,” pesan Kanit Binmas.
Tidak Merusak Hubungan Sosial
Siswa juga diingatkan untuk tidak merusak hubungan sosial teman, seperti mengucilkan dari pergaulan, menyebarkan gosip, dan mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku teman yang lain agar menjauhi teman tersebut. Tindakan seperti ini adalah bentuk bullying yang sering tidak disadari.
“Jangan mengucilkan teman. Jangan menyebarkan gosip. Itu juga bullying. Kita harus saling menghargai,” ujar IPDA Nirwan Sirait.
Hindari Game Merusak Mental dan Konten Negatif
Selain itu, siswa juga diminta tidak menonton game yang merusak mental dan membuat pesan kebencian, menyebar foto/video memalukan dan mengancam di media sosial, serta tidak melakukan tindakan melecehkan atau merendahkan teman dalam perbedaan tertentu.
“Jangan menonton game yang merusak mental. Jangan menyebar foto atau video yang memalukan teman. Itu bukan hal yang baik,” pesan Kanit Binmas.
Kegiatan Berjalan Lancar
Selama kegiatan sosialisasi tersebut, berjalan lancar. Para siswa-siswi SDN 124387 mendengarkan arahan dan bimbingan dengan baik. Mereka tampak antusias dan menyimak setiap pesan yang disampaikan.
“Kami senang pak polisi datang ke sekolah kami. Kami jadi tahu bahwa bullying itu tidak baik,” ujar salah satu siswa.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Martoba yang aktif melaksanakan sosialisasi anti-bullying di sekolah-sekolah. Kegiatan ini bukan hanya tentang edukasi, tetapi juga tentang membentuk karakter generasi muda agar saling menghargai dan menjauhi kekerasan. Pendekatan humanis seperti ini sangat efektif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Pematangsiantar.
(Edi.Hlw)








Tinggalkan Balasan