
Medan // Kennedynews.id | Semangat mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis menjadi tujuan utama digelarnya pertemuan tatap muka (kopdar) komunitas Persilaturahmian Jawa Bersahabat yang berlangsung pada Minggu, 12 April 2026, di Cafe/Warkop Agam Inong, Jalan Karya Jaya No. 74, Medan Johor.
Mengusung tema “Sinergi & Kolaborasi: Kenali Bisnisnya, Eratkan Silaturahminya”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para anggota yang selama ini lebih banyak berinteraksi melalui media digital untuk dapat saling mengenal secara langsung.
Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB ini diisi dengan sesi perkenalan, halal bihalal, serta diskusi santai yang membahas berbagai peluang kerja sama lintas sektor usaha.
Ketua Pendiri komunitas, Agus Jawa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga sebagai langkah strategis membangun jaringan usaha yang saling menguatkan.
“Silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan kita secara fisik, tetapi juga membuka peluang besar untuk saling mendukung dalam pengembangan usaha. Dengan saling mengenal, kepercayaan akan tumbuh dan kolaborasi akan lebih mudah terwujud,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Bambang Sucipto ST yang menekankan pentingnya sinergi antar anggota dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
“Kita memiliki latar belakang usaha yang beragam. Justru di situlah kekuatan kita. Jika disinergikan dengan baik, maka potensi ekonomi yang lahir dari komunitas ini akan sangat besar,” ungkapnya.

Sementara itu, para peserta yang hadir terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Selain memperluas jaringan, mereka juga saling bertukar pengalaman, ide bisnis, hingga peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.
Kegiatan kopdar ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin komunitas sebagai wadah memperkuat hubungan kekeluargaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis jaringan silaturahmi.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Persilaturahmian Jawa Bersahabat yang menjadi Pembina Hamdani ini optimistis dapat menjadi komunitas yang tidak hanya solid secara sosial, tetapi juga produktif dalam menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. (Tim)






Tinggalkan Balasan