Ucapan Dukacita Mendalam Di Sampaikan Pdt A Nainggolan Mth Wilayah Pelalawan Riau Dan Ketua Majelis Wilayah Ukui S.Waruwu Serta Pengurus Dan jemaat Minggu

Posted by

Pelalawan Riau//Kennedy.id

Ucapan dukacita ini di sampaikan diGereja POSPEL UKUI jl. Simpang mangga atas meninggalnya orang tua dari Gembala sidang (ST.M’GULO)Di pulau Nias meskipun kami pengurus majelis dan jemaat tidak bisa menghadiri dikarenakan antara orang tua di pulau Nias tapi kami menyampaikan dukacita yang mendalam ujarnya jemaat

Dan ini sebagai bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. Kehilangan orang tercinta tentu meninggalkan kesedihan yang mendalam, dan pada momen inilah kata-kata penuh doa serta ketulusan hati dapat menjadi penguat. Di sampaikan sadarman mendofa selaku bendahara kepada wartawan Minggu 26 April 2026

Dalam tradisi Kristen, ucapan belasungkawa bukan sekadar ungkapan kesedihan, melainkan juga wujud doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kata dukungan ini menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa duka!!!! Ucap penasehat (semi mendofa)

Renungan firman Tuhan di sampaikan ketua majelis S.waruhu yang Ter ambil dari surat Pengkhotbah 3:2 berbunyi, “Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam

Ayat ini menekankan kedaulatan Tuhan atas siklus hidup dan mati, serta musim pertumbuhan dan akhir, yang semuanya diatur dalam waktu-Nya yang sempurna.

Siklus Kehidupan dan Kematian: Hidup dan mati bukan kebetulan, melainkan ditetapkan oleh kuasa tertinggi (Tuhan).Musim Menanam dan Mencabut: Melambangkan usaha, pertumbuhan, serta akhir atau perpisahan. Kita diajar untuk setia menanam (berusaha) dan menerima waktu untuk mencabut (berakhir).

Kedaulatan Waktu Tuhan: Tidak ada musim yang terjadi secara kebetulan; semuanya indah dan tepat pada waktunya.Menerima Perubahan: Ayat ini mengajak kita untuk mempercayai rencana Tuhan di setiap musim, baik suka maupun duka

Ayat ini merupakan bagian dari rangkaian ayat (Pengkhotbah 3:1-8) yang mengajarkan bahwa segala sesuatu di bawah langit memiliki waktu yang telah ditetapkan. Demikianlah firman Tuhan ini yang kami sampaikan semoga keluarga diberikan kesabaran atas duka yang dialami oleh keluarga besar Tuhan Yesus memberkati amin

Semoga jiwa [Nama SINEMA GULO Almarhum/ beristirahat dengan tenang di pangkuan Tuhan. Rest in peace. Doa kami selalu bersama keluarga yang ditinggalkan.Kami turut berduka cita

kepergian ORANG tua KITA INI [Nama SENEMA GOLO Almarhumah]. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.Percayalah bahwa Tuhan selalu bersama kita dalam setiap langkah kehidupan.Tuhan mengasihimu dan menghapus segala penderitaanmu. Semoga kebaikan dan imanmu menuntunmu menuju surga yang penuh cahaya Tuturnya Pdt A Nainggolan M.Th Serta tim pendeta. GPI wilayah kab Pelalawan Riau!!!

(Sudiraman.waruhu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *