,

​Sentuhan Kekeluargaan Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat, Damaikan Selisih Paham Tante dan Keponakan

Posted by

Pematangsiantar // Kennedynews.id

Selasa (30/06/2026) – Siang itu, ruang pertemuan di Kantor Kelurahan Timbang Galung, Jalan Menambin, Kecamatan Siantar Barat tampak hangat namun serius. Dua orang yang masih terikat hubungan darah sebagai tante (pupu) berinisial DL dan keponakannya berinisial AL, duduk berhadapan. Bukan untuk berseteru, melainkan untuk mencari jalan keluar atas riak-riak selisih paham yang sempat mengganggu keharmonisan keluarga mereka di Jalan Silimakuta Belakang.

​Gesekan antarkeluarga ini untungnya tidak dibiarkan berlarut-larut menjadi konflik yang meruncing. Bhabinkamtibmas Kelurahan Timbang Galung, AIPTU Deddy Syam, langsung mengambil inisiatif responsif untuk mempertemukan kedua belah pihak di meja mediasi sekitar pukul 11.00 WIB.

Sinergi Tiga Pilar Turun Tangan

​Langkah persuasif kepolisian ini tidak berjalan sendiri. Demi menghadirkan solusi yang adil dan berterima, AIPTU Deddy Syam merajut sinergi yang kokoh bersama Lurah Timbang Galung Syafrizal Hasibuan SE, Babinsa Sertu Hadan Rahmud, serta Kepala Lingkungan (Kepling) 1 Richard Junaidi Harahap. Kehadiran unsur Tiga Pilar dan perangkat lingkungan ini menjadi bukti nyata bahwa negara selalu hadir di tengah problematik terkecil warga.

​Kapolsek Siantar Barat, IPTU Raja Kaya Haloho SH. MH, membenarkan bahwa mediasi tersebut sengaja difasilitasi di kantor kelurahan agar suasana pencarian solusi berjalan lebih formal, tenang, dan netral.

Tiga Poin Kesepakatan di Meja Damai

​Melalui pendekatan dari hati ke hati yang dipandu oleh Bhabinkamtibmas dan Lurah, ego antarkeluarga ini perlahan melunak. Dialog yang awalnya tegang berganti menjadi musyawarah mufakat. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk saling berdamai dan menuntaskan masalah secara kekeluargaan.

​Sebagai jalan tengah dari persoalan lingkungan yang mereka hadapi, lahir tiga poin kesepakatan bersama, yakni: pihak terkait berjanji tidak akan memarkirkan mobil di sepanjang jalan rumah Bapak Jalil, berkomitmen melakukan perawatan jalan secara bersama-sama, serta bersedia menembok ulang pembatas jalan setinggi satu batu.

​”Selama kegiatan mediasi tersebut berjalan lancar dan situasi aman terkendali,” pungkas IPTU Raja Kaya Haloho dengan nada lega menyudahi laporannya.

Apresiasi Kennedynews.id

​Kennedynews.id mengapresiasi langkah sigap Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Timbang Galung. Keberhasilan menyelesaikan konflik privat seputar parkir dan pembatas jalan melalui meja mediasi ini membuktikan bahwa komunikasi yang baik dan kehadiran aparat yang mengayomi adalah kunci utama dalam merawat kerukunan antarwarga di Kota Pematangsiantar.

​(Edi.Hlw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *