
Jawa Barat // Kenedynews.id
Pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 mendapatkan apresiasi mendalam dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Orang nomor satu di Jawa Barat tersebut menilai institusi kepolisian terus menunjukkan komitmen kuat dalam melakukan reformasi internal secara simultan demi mendongkrak kualitas pelayanan publik.
Gubernur Jabar mengatakan disela giat acara, menurutnya jajaran kepolisian merupakan salah satu instansi yang paling sering mendapatkan sorotan dan kritik tajam dari masyarakat luas. Hal ini dinilainya sangat wajar karena karakteristik tugas pokok aparat penegak hukum yang bersentuhan langsung sebagai tempat berkeluh kesah sekaligus penyedia rasa aman bagi warga dalam kehidupan sehari-hari. Kendati sarat dengan dinamika dan kritik, jajaran pimpinan hingga personel di lapangan dinilai sangat sabar dan konsisten menata regulasi serta pelayanan ke arah yang lebih baik.” Ucapnya.
Buah dari konsistensi pembenahan internal tersebut tecermin nyata dari tingginya angka kepuasan publik terhadap kinerja kepolisian yang baru-baru ini dirilis oleh Litbang Kompas. Capaian itu dipandang sebagai cermin objektif dari terjadinya proses pembenahan yang terukur dan berkesinambungan.
“Sebagai kepala daerah, Gubernur Jabar mengaku sangat merasakan dampak positif dari keterbukaan komunikasi dan koordinasi langsung dengan Kapolda Jawa Barat Komjen Pol Rudi Setiawan.
Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menceritakan pengalamannya yang kerap menerima langsung aduan dari lapisan masyarakat bawah terkait gangguan kamtibmas, mulai dari aksi premanisme, balapan liar, geng motor, hingga tawuran remaja. Setiap informasi yang masuk diakui langsung diteruskan kepada Kapolda Jawa Barat lewat pesan singkat, dan langsung direspons dengan pergerakan cepat petugas di lapangan untuk meringkus para pelaku kriminalitas jalanan demi menghadirkan rasa tenang bagi warga.” Ungkapnya.
KDM memberikan rapor hijau pada peringatan delapan dekade pengabdian ini, Gubernur Jabar mengingatkan seluruh jajaran kepolisian agar tidak terlena dan cepat berpuas diri dengan tingginya angka indeks kepuasan publik saat ini.
Hasil positif tersebut justru harus dijadikan pemacu semangat bagi setiap personel untuk terus berbenah, mengevaluasi kinerja secara berkala, serta menempatkan diri untuk selalu rindu akan perbaikan kualitas pelayanan demi perlindungan masyarakat yang paripurna di Jawa Barat.” Pungkasnya
Penulis :Ags Jabar
Editor : Admin






Tinggalkan Balasan