
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Selasa (21/07/2026) – Pagi itu, suasana di Koktong Jalan Cipto, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, mendadak ramai. Bukan karena pengunjung yang berdatangan, tetapi karena kehadiran personil kepolisian dari Polsek Siantar Barat. Mereka datang untuk menindaklanjuti keluhan warga tentang kebisingan yang ditimbulkan oleh pengamen.
Polsek Siantar Barat Polres Pematangsiantar melalui Kanit Reskrim IPDA Esron Pasaribu, SH, bersama piket Bhabinkamtibmas AIPTU Alexander dan AIPTU Wellinton Nababan, melakukan sambang ke lokasi pada Selasa pagi, 21 Juli 2026, sekira pukul 10.00 WIB.
Keluhan Warga soal Kebisingan Pengamen
Kapolsek Siantar Barat, IPTU Raja Kaya Haloho, SH, MH, mengatakan bahwa awalnya diperoleh informasi adanya keluhan warga tentang kebisingan yang ditimbulkan oleh pengamen di Koktong Jalan Cipto. Suara pengeras suara yang digunakan pengamen dinilai mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Turun ke Lokasi
Menindaklanjuti keluhan tersebut, Kanit Reskrim IPDA Esron Pasaribu bersama piket Bhabinkamtibmas langsung merespons cepat dengan menyambangi Koktong Jalan Cipto.
Himbauan Kamtibmas untuk Pengamen
Di lokasi, personil menyampaikan himbauan kamtibmas kepada pengamen agar tidak menggunakan pengeras suara yang dapat menimbulkan kebisingan dan mengganggu warga sekitar.
Tujuan: Beri Rasa Nyaman dan Antisipasi Tindak Pidana
Kegiatan sambang ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan aktivitas di tempat umum dan area objek vital, serta mengantisipasi tindak pidana di wilayah hukum Polsek Siantar Barat.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Barat yang merespons cepat keluhan warga tentang kebisingan pengamen di Jalan Cipto.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan yang humanis dalam menyampaikan himbauan menjadi solusi tepat untuk menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan konflik.
Semoga para pengamen dapat memahami dan menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama.
(Edi.Hlw)






Tinggalkan Balasan