,

Polres Simalungun Patroli Tiap Malam, IPTU Ivan: “Kami Hadir Bukan Sekadar Penegak Hukum

Posted by

Simalungun // Kennedynews.id

Rabu (22/07/2026) – Malam itu, saat sebagian besar warga mulai beristirahat di rumah masing-masing, derap langkah Tim Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polres Simalungun justru mulai terdengar. Mereka menyusuri gelapnya Jalur Lintas Sumatera, menembus kawasan Jalan Medan, berkelok di jalur Asahan, hingga menyusuri pinggiran Danau Toba yang sunyi di Parapat.

Bukan tanpa alasan. Tim bersenjata lengkap ini sengaja turun ke jalan pada jam-jam di mana kebanyakan orang sudah terlelap. Mereka menuju titik-titik yang dinilai rawan menjadi sarang gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kanit Resmob: Bukan Sekadar Patroli Biasa

IPTU Ivan Roni Purba, S.H., Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun, ditemui awak media pada Selasa (21/07/2026) malam, sekitar pukul 22.10 WIB. Di sela-sela kesibukannya memantau pergerakan tim, ia menjelaskan bahwa ini adalah komitmen rutin yang tak kenal lelah.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri dalam melayani masyarakat, sekaligus wujud dari Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis,” ujarnya dengan tegas.

Ia menekankan bahwa kehadiran mereka di malam hari bukanlah seremonial belaka. Patroli ini adalah napas panjang dari upaya menjaga situasi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polres Simalungun.

Menyisir Jalur Sumatera Hingga Tempat Hiburan

Tim Resmob tidak hanya fokus pada satu titik. Mereka bergerak dinamis, menyusuri jalur-jalur utama yang sering dilintasi pemudik maupun kendaraan barang.

“Kami menyasar tempat-tempat berkumpulnya masyarakat, mulai dari Jalur Lintas Sumatera, Jalan Medan, Jalan Asahan, hingga jalur lintas Parapat-Toba. Kami juga mendatangi penginapan dan tempat-tempat hiburan malam,” terang IPTU Ivan.

Dengan waktu operasi yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga menjelang dini hari, tim memastikan bahwa tidak ada celah bagi pelaku kejahatan untuk bergerak.

Dua Pendekatan: Preemtif dan Preventif

Menariknya, patroli malam ini tidak sekadar berjalan-jalan atau menunjukkan kekuatan. Ada pendekatan ilmiah di baliknya.

IPTU Ivan menjelaskan bahwa tim mengedepankan dua pendekatan sekaligus. Pertama, tindakan preemtif, yaitu upaya pencegahan yang dilakukan jauh sebelum munculnya potensi gangguan.

“Patroli ini berguna untuk menghilangkan pemikiran ataupun perencanaan terhadap tindakan kriminal,” jelasnya.

Kedua, tindakan preventif, yang dilakukan saat potensi gangguan telah terdeteksi di lapangan. “Tujuannya menghentikan proses sebelum menjadi masalah nyata. Misalnya, patroli rutin sebagai pembaruan sistem keamanan untuk menangkal berbagai bentuk penyakit masyarakat,” tambahnya.

Sinergi dengan KRYD: Perang Melawan Penyakit Masyarakat

Ini bukan langkah dadakan. Sehari sebelumnya, pada Senin (20/07/2026), IPTU Ivan juga telah menyampaikan komitmen serupa melalui Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu memerangi penyakit masyarakat. Mulai dari premanisme, perjudian, peredaran minuman keras ilegal, prostitusi, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam tanpa hak, balap liar, hingga aksi geng motor yang belakangan meresahkan warga.

Harapan di Setiap Langkah

Di tengah dinginnya malam Simalungun, IPTU Ivan menyampaikan harapannya dengan nada penuh optimisme.

“Kami berharap melalui patroli rutin ini, masyarakat dapat merasa lebih aman saat beraktivitas di malam hari, baik saat melintas di jalur-jalur utama maupun saat berada di tempat-tempat umum lainnya,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau warga untuk tidak diam melihat hal-hal mencurigakan. “Laporkan segera,” ujarnya, mengajak partisipasi aktif sebagai kunci efektivitas kerja tim.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi konsistensi Tim Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun yang setiap malam rela kehilangan waktu istirahat demi menjaga rasa aman warga. Di tengah kesibukan modern yang sering membuat masyarakat khawatir akan keamanan, langkah patroli ini menjadi pengingat bahwa Polri hadir bukan hanya saat ada laporan, tetapi juga saat malam mulai sunyi dan sebagian besar orang terlelap.

Kehadiran mereka di Jalur Lintas Sumatera, di penginapan, hingga di tempat hiburan, menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi kejahatan untuk berkembang di Kabupaten Simalungun. Semoga semangat Presisi, Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan ini terus menyala dan menginspirasi.

(Jhon.Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *