
Medan // kennedynews.id
Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum gelar Datuk Seri Amar Lela Cendekia, menegaskan bahwa kini sudah saatnya MABMI memobilisasi kekuatan Puak Melayu Selalas (28/0/2026) untuk membangun tatanan kehidupan masyarakat Melayu yang lebih makmur dan sejahtera.
Saat menyampaikan pidato peringatan hari lahir (milad) ke-55 MABMI (18 Juni 1972 – 18 Juni 2026) belum lama ini, OK Saidin mengungkapkan bahwa kekuatan ekonomi Puak Melayu perlu dimobilitasi melalui prinsip-prinsip ekonomi Islam. Selain itu, pendidikan harus pula dibangun sejalan dengan penguatan ekonomi tersebut.
“Kita harus memobilisasi aset Puak Melayu melalui penguatan sumber ekonomi melalui prinsip Islam. Yakni zakat, infaq dan sodaqoh. Inilah sedikit sisa energi yang kita punyai hari ini,” ujarnya pada acara yang berlangsung di Balairung kediaman Ketua Umum PB MABMI tersebut, di Jalan Silangge Medan, Sabtu (20/6/2026.
Ketua Umum PB MABMI Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum saat menyampaikan Pidato Milad ke-55 MABMI. (Foto: Azrin Marydha)
Menurutnya, masyarakat Melayu khususnya keluarga besar MABMI harus membangun tatanan baru di tengah-tengah kekuasaan Kesultanan Melayu yang relative hanya tinggal sebagai symbol pemelihara qanun adat penjaga dan benteng adab, dan akhlak peradaban Islam.
“Kita jangan lagi disibukkan untuk urusan pengukuhan jati diri yang bersifat individu, mari kita bangun kesadaran kolektif,” serunya dalam pidato bertema “Merajut Kembali Puing-puing Peradaban Melayu yang Berserak”.

Ini menurut OK Saidin penting bagi MABMI hari ini, dimana sudah dinukilkan dalam Anggaran Dasarnya bahwa Dewan Adatnya adalah para Sultan, sebab modernisme yang berlangsung hari ini tak memiliki nilai (value). Oleh karena itu jawabaannya adalah kembali pada fitrah, yakni harus membangun kekuatan dari dalam diri kita sendiri
“Jika kita hendak berpegang pada adagium Hang Tuah, “Tak Melayu Hilang di Bumi”, maka alternatif yang mungkin bisa kita mulai hari ini adalah kita bangun kembali peradaban Melayu melalui pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat Melayu,” tandasnya.
Penulis : Hamdani
Editor. : Admin





Tinggalkan Balasan