Ramah Anak Penuh Cinta Bimtek  implementasi deep learning dalam kurikulum Berbasis cinta kolaborasi KKG.MI.MGMP MTs, MGMP MA, & KKG/MGMP PAI Sekabupaten Aceh Tenggara

Posted by

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara Nasruddin. S.Ag., M.Pd.I.  adakan  Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi deep learning (pembelajaran mendalam) dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Kolaborasi KKG.MI.,MGMP.MTs.,MGMP.MA., & MGMP.PAI., Rabu 5 Agustus 2026 Mulai Pukul 08 : 00 Wib hingga Selesai., Di ruangan Aula MAN N 1 Kutacane, Desa Gumpang Jaya, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara Nasruddin, S.Ag.,M.Pd.I. menyampaikan”” Kegiatan ini merupakan langkah strategis kolaboratif Kementerian Agama bersama KKG.MI, MGMP.MTs, MGMP.MA, dan KKG/MGMP.PAI Sekabupaten Aceh Tenggara untuk mewujudkan pendidikan yang ramah anak, kritis, kreatif, serta bermakna. 

Tujuan dan Esensi Pembelajaran

Bukan sekadar menghafal: Fokus utama pendekatan, ini adalah mengajak siswa memahami konsep materi secara utuh dan mengaitkannya dengan situasi dunia nyata.

Penguatan karakter berbasis cinta: Menjadikan lingkungan kelas aman, nyaman, dan menyenangkan melalui peran guru sebagai teladan serta inspirator” Ujarnya

Ditempat yang sama dan halaman tak berbeda 

Kementrian Agama Kabupaten Aceh Tenggara Nasruddin., S.Ag., M.Pd.I., juga menyatakan”,Kita telah mengukuhkan 3 ( tiga)Aparatur Sipil Negara (ASN), Sebagai agen perubahan melalui penyematan, pin agen perubahan sebagai upaya memperkuat, pembangunan zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Penyematan pin dilakukan oleh kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara, sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab kepada ASN yang terpilih, untuk menjadi motor penggerak perubahan dan mewujudkan budaya kerja yang Profesional, Berintegritas, Inovatif serta berorientasi pada pelayanan prima. 

Penguatan Zona Integritas, Kemenag Aceh Tenggara kukuh 3 ( tiga) ASN sebagai Agen perubahan menuju WBK dan WBBM”, Sebutnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tenggara Nasruddin, S.Ag.,M.Pd.I.Juga menjelaskan” Adapun tujuan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Deep Learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta merupakan program strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Kegiatan ini menyatukan seluruh jenjang melalui kolaborasi Kelompok Kerja Guru MI (KKG MI), Musyawarah Guru Mata Pelajaran MTs (MGMP MTs), MGMP MA, dan KKG/MGMP PAI, Di Kabupaten Aceh Tenggara 

Perlu diluruskan bahwa istilah Deep Learning (Belajar Mendalam) dalam konteks kurikulum ini bukan merujuk pada kecerdasan buatan (AI), melainkan metode pembelajaran bermakna yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menggantikan pendekatan hafalan hafalan (rote learning)”,Ujarnya

Kemudian di juga menambahkan ” Berikut  adalah tujuan utama dari pelaksanaan Bimtek kolaboratif  yang kita adakan di Kabupaten Aceh Tenggara ini tersebut:

1. Transformasi Metodologi Pembelajaran

Menggeser Pola Pikir: Mengubah cara mengajar dari sekadar menuntaskan materi (hafalan) menjadi pemahaman mendalam.

Menerapkan Elemen Deep Learning: Melatih guru menerapkan prinsip Mindful (berpikir kritis), Meaningful (bermakna), dan Joyful (menyenangkan) dalam kelas.

Integrasi Pendekatan “Berbasis Cinta”: Menumbuhkan ekosistem belajar yang humanis, penuh kasih sayang, ramah anak, dan bebas dari tekanan.

2. Penguatan Kompetensi Pedagogis Guru Madrasah

Penyusunan Perangkat Ajar: Melatih guru KKG dan MGMP menyusun modul ajar yang memicu kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).

Desain Evaluasi Autentik: Menyusun sistem penilaian yang mengukur pemahaman konsep secara mendalam, bukan sekadar tes pilihan ganda.

Penguatan Karakter PAI: Khusus untuk MGMP PAI, mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan akhlak mulia ke dalam konsep belajar mendalam.

3. Membangun Sinergi dan Kolaborasi Lintas Jenjang

Standardisasi Mutu Kabupaten: Menyamakan persepsi dan kualitas implementasi kurikulum baru di seluruh wilayah kabupaten.

Kontinuitas Pembelajaran: Memastikan materi dan metode belajar berkesinambungan secara selaras dari jenjang MI, MTs, hingga MA.

Wadah Berbagi Praktik Baik: Menjadikan forum KKG dan MGMP sebagai pusat diskusi untuk memecahkan kendala pembelajaran di lapangan Tegasnya.

Permateri di Acara tersebut 2 (dua) :

1. Dandan Irawani Lubis ,S.Ag., M.Pd.

2. Cut Dian Tarakapita.,M.Pd.

 Acara tersebut dilakukan di 2 (dua) lokasi 1. Di Ruangan Aula Kemenag Aceh Tenggara, 2. Di Ruangan Aula MAN N 1 Kutacane . Selama 8 (Delapan) dimulai hari senin 3 -11 Agustus 2026.

juga di hadiri Kepala Cabang Dinas Provinsi Kabupaten Aceh Tenggarac(Cabdin) Jufri RM, S.pd., M.Si.,Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya (Dikjar) Kabupaten Aceh Tenggara Julkifli S.Pd.M.Pd, Jajaran Dinas kementrian agama Kabupaten Aceh Tenggara, dan peserta bimtek guru jajaran satau mewakili. Pantauan awak media KENNEDYNEWS.ID Online dan cetak kegiatan tersebut berjalan dengan lancar sukses aman dan kondusif. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *