Belasan Ruko di Jalan Gomo Gunungsitoli Ludes Terbakar, Warga Sempat Kecewa Pasokan Air Damkar Terputus

Posted by

GUNUNGSITOLI – Kennedynews.id

Kebakaran hebat menghanguskan sedikitnya 17 unit ruko di kawasan padat penduduk, tepatnya di Jalan Gomo hingga Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli pada Kamis (9/4/2026) sore. Api yang diduga berasal dari arus pendek listrik tersebut baru berhasil dipadamkan setelah lima jam proses pemadaman yang melibatkan berbagai unsur.

Peristiwa bermula sekira pukul 18.15 WIB. Saksi mata menyebutkan api pertama kali terlihat muncul dari sebuah kios yang menjual aneka barang (rupa-rupa). Dengan cepat, api merambat dan menimbulkan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi, memicu kepanikan luar biasa di kalangan pedagang dan warga sekitar.

Di awal kejadian, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemko Gunungsitoli sebenarnya telah tiba dan hampir berhasil menjinakkan api. Namun, situasi berubah drastis saat pasokan air pada armada tersebut tiba-tiba terputus. Hal ini menyebabkan api kembali berkobar dan merembet ke bangunan lain dengan lebih cepat.

Kondisi tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi. Sejumlah pedagang yang panik berteriak histeris dan mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kesiapan armada Damkar dalam menghadapi bencana.

Upaya pemadaman kembali diperkuat setelah bantuan datang silih berganti. Dua unit water cannon Satpol PP Kabupaten Nias, satu unit mobil tangki, hingga armada water cannon milik Kementerian Perhubungan dari Bandara Binaka Gunungsitoli dikerahkan ke lokasi.

Tak hanya itu, solidaritas warga juga terlihat dengan hadirnya lima unit mobil L300 milik pengusaha air setempat serta bantuan mobil tangki dari Polres Nias.

Proses pemadaman dan pengamanan lokasi turut dibantu oleh personel gabungan dari Satpol-PP Kota Gunungsitoli, Polres Nias, serta Kodim 0213/Nias. Berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dijinakkan sekira pukul 22.00 WIB.

Meski 17 ruko dilaporkan ludes terbakar, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli maupun kepolisian setempat juga belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian materiil akibat musibah ini.

Di awal kejadian, dua (2) unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemko Gunungsitoli sebenarnya telah tiba dan hampir berhasil menjinakkan api. Namun, situasi berubah drastis saat pasokan air pada armada tersebut tiba-tiba terputus. Hal ini menyebabkan api kembali berkobar dan merembet ke bangunan lain dengan lebih cepat.

Kondisi tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi. Sejumlah pedagang yang panik berteriak histeris dan mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kesiapan armada Damkar dalam menghadapi bencana.

Upaya pemadaman kembali diperkuat setelah bantuan datang silih berganti. Dua unit water cannon Satpol PP Kabupaten Nias, satu unit mobil tangki, hingga armada water cannon milik Kementerian Perhubungan dari Bandara Binaka Gunungsitoli dikerahkan ke lokasi.

Tak hanya itu, solidaritas warga juga terlihat dengan hadirnya lima unit mobil L300 milik pengusaha air setempat serta bantuan mobil tangki dari Polres Nias.

Proses pemadaman dan pengamanan lokasi turut dibantu oleh personel gabungan dari Satpol-PP Kota Gunungsitoli, Polres Nias, serta Kodim 0213/Nias. Berkat kerja keras tim gabungan, api akhirnya berhasil dijinakkan sekira pukul 22.00 WIB.

Meski 17 ruko dilaporkan ludes terbakar, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Pihak Pemerintah Kota Gunungsitoli maupun kepolisian setempat juga belum memberikan keterangan resmi terkait total kerugian materiil akibat musibah ini.

(Jamil Mendrofa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *