Bupati Deli Serdang Pastikan Alsintan Gratis, Bawang Petani Diserap BUMD

Posted by

Beringin, KENNEDY NEWS – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperkuat sektor pertanian dengan memberikan fasilitas peminjaman alat dan mesin pertanian (alsintan) secara gratis dan mendorong BUMD menyerap hasil panen petani lokal, termasuk komoditas bawang.
Sabtu (31/01/2026)

Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Beringin, Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, meninjau langsung proses normalisasi saluran irigasi di lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Jaya Tani di Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia. Normalisasi ini penting untuk menjamin keberlanjutan pengairan lahan, khususnya menjelang musim tanam bulan Maret.

Usai meninjau irigasi, Bupati bersama para petani melaksanakan panen bawang di Dusun PW Asri A, Desa Sidodadi Ramunia. Dalam dialog bersama petani, Bupati menyampaikan bahwa kebutuhan alsintan seperti rotari dan mesin tanam akan segera dipenuhi melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Musim tanam di bulan tiga, alat sudah tersedia. Silakan pinjam lewat kepala UPT. Tidak ada biaya sewa, hanya isi minyak sendiri,” tegas Bupati.

Petani juga memaparkan bahwa hasil panen bawang dari empat rante lahan bisa mencapai satu ton, dengan estimasi keuntungan hingga Rp5 juta. Bawang tersebut juga memiliki daya tahan penyimpanan hingga satu bulan.

Menyambut hal itu, Bupati mendorong agar hasil panen bawang dapat terserap di wilayah Deli Serdang sendiri. Pemkab membuka peluang kerja sama dengan BUMD PT Bhinneka Perkasa Jaya sebagai offtaker.

“BUMD siap menyerap hasil panen, tidak hanya dalam ton, tapi juga ratusan kilogram,” ujarnya.

Ajakan kerja sama tersebut disambut baik oleh para petani, yang berharap pemasaran hasil panen bisa lebih stabil dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Sumatera Utara 1 PT Pupuk Indonesia, Rizki Putra Phonna, menyampaikan dukungan teknis berupa mobil uji tanah untuk mengecek kualitas lahan secara langsung, serta mendorong penggunaan pupuk organik demi menjaga kesuburan tanah jangka panjang.

“Idealnya tiga sampai empat musim tanam perlu pakai pupuk organik, karena tanah kita sudah sering terpapar pupuk kimia,” jelas Rizki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *