Syukuran Pembangunan Jalan Dengan Dana Swadaya Masyarakat Dihadiri Bupati, Dan Anggota DPRD Kabupaten Simalungun

Posted by

Simalungun–Kenndynews.Id. Masyarakat dari tiga nagori yaitu Pagar Bosi, Sordang Baru, dan Sordang Bolon Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara menggelar acara syukuran sebagai bentuk rasa terima kasih atas selesainya pembangunan jalan rabat beton yang diwujudkan melalui kerja sama swadaya masyarakat, Selasa (17/2/2026).

Kegiatan ini dirangkai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita, menjadi bukti nyata akan semangat gotong royong yang tinggi di kalangan warga dalam upaya membangun infrastruktur untuk mendukung pembangunan di Nagori dan kemajuan daerah.

Acara penuh kebersamaan dan kebahagiaan tersebut dihadiri langsung oleh bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragi, anggota DPRD kabupaten Simalungun H.Budi Dalimunte dan Tuansir Saragi dan camat Ujung Padang Nanaon Siregar didampingi para pangulu Nagori sekecamatan ujung Padang, tokoh masyarakat,perwakilan donatur serta ratusan warga dari ke tiga Nagori.

Dalam kesempatan tersebut Pangulu Nagori pagar bosi Turimin yang mewakili masyarakat ketiga Nagori menyampaikan sambutan dengan bahasa penuh syukur kepada Tuhan yang maha esa.

Turimin mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Bupati Kabupaten Simalungun sekaligus mengaprisiasi kontribusi para donatur yang peduli dan memberikan bantuan materi , pikiran dan tenaga dengan bimbingan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan acara ,Turimin selaku pangulu pagar bosi juga melaporkan jumlah keuangan yang terkumpul secara transparan di atas pentas ,dimana total dana yang terkumpul dari masyarakat sebagai swadaya mencapai angka Rp. 177 juta.

Supianto Sitorus pemilik PT.Arta Niaga sang donatur mewakili para donatur menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan swadaya yang dilakukan masyarakat sembari menunggu perhatian dari pemerintah dan anggota legislatif yang terpilih di wilayah kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun ini.

Supianto Sitorus pemilik PT.Arta Niaga berharap kegiatan positip ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi Nagori lain agar memperlancar akses transportasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

Harapan kami kepada bapak Bupati Simalungun agar dapat melanjutkan pembangunan kita ini minimal 1 kilometer, ujarnya.Perwakilan tokoh masyarakat dari ke tiga Nagori.

Ridwanto ,Siswono, Salimin, Anto Sitorus dan Adil Sirait menyampaikan bahwa antusiasme warga sangatlah tinggi sejak gagasan pembangunan Swadaya diajukan dan menyampaikan harapan adanya dukungan tambahan dari pemerintah kabupaten Simalungun melalui APBD (Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah) mengingat jalan pemerintah daerah berperan sebagai akses poros utama bagi aktivitas masyarakat untuk meningkatkan perekonomian.

Anggota DPRD kabupaten Simalungun provinsi Sumatera Utara.H Budi dan Tuansir mengungkapkan aspresiasi atas kemampuan masyarakat berkarya secara mandiri membantu pemerintah kabupaten Simalungun.

H. Budi menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk mendukung segala kebijakan pembangunan yang diajukan dan ditanda tangani demi kemajuan wilayah masing-masing.

Tuansir saragih menyampaikan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan diwilayah Ujung Padang yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam dibidang insfratruktur.

Bupati Kabupaten Simalungun Dr H Achmad Saragih dalam sambutannya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kekompakan yang terjalin antara pangulu Nagori dengan masyarakatnya bergotong royong menyelesaikan pembangunan jalan yang sangat urgen.

Infrastruktur jalan merupakan faktur krusial dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.Jalan yang baik akan membuka akses yang lebih luas ke pasar, sumber daya alam serta fasilitas publik lainnya sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Saya selaku kepala pemerintahan daerah menegaskan untuk selalu bertanggung jawab.

DPRD H.Mariono SH saat diminta tanggapannya melalui pesan WhatsApp oleh awak media mengatakan dengan hadirnya Bupati, DPRD kabupaten Simalungun harusnya sudah menjadi pukulan terhadap pemerintah Simalungun untuk membangun jalan tersebut melalui dana APBD Simalungun, ungkapnya.

(Prancis Silalahi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *