
Medan // Kennedynews.id
Jumat (18/09/2026) – Pagi itu, suasana di Rutan Kelas I Medan (Tanjung Gusta) terasa berbeda. Sejumlah personel berseragam lengkap berdatangan, bukan untuk berkunjung, melainkan untuk melaksanakan razia gabungan. Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Sebanyak 30 personel Den Gegana dikerahkan di bawah kendali Kasubden KBR Den Gegana, AKP Marihot Sitorus. Tujuan mereka satu: memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Apel Gabungan dan Pengarahan Tugas
Setibanya di Rutan Tanjung Gusta, personel Den Gegana bersama unsur TNI/Polri, BNN, dan petugas Lapas mengikuti apel pengecekan sekaligus pengarahan pelaksanaan tugas. Apel tersebut dipimpin oleh Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si.
Selanjutnya, personel gabungan melaksanakan pemeriksaan dan razia pada kamar hunian serta lingkungan hunian warga binaan. Kegiatan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan, serta prosedur yang berlaku.
Barang Terlarang Disita
Dari pelaksanaan razia tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di lingkungan hunian, di antaranya pisau lipat, gunting, telepon seluler (HP), serta sejumlah perangkat elektronik lainnya. Penyitaan barang-barang ini menjadi langkah penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan di dalam rutan.
Sinergi Antarinstansi untuk Rutan yang Aman
Kegiatan razia berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. Kehadiran personel Gegana dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Brimob Polda Sumut terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan lembaga pemasyarakatan, sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menciptakan kondisi Rutan yang aman, tertib, dan kondusif.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi dukungan yang diberikan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut dalam razia gabungan di Rutan Kelas I Medan (Tanjung Gusta). Kehadiran 30 personel Gegana bersama TNI, BNN, dan petugas Lapas menunjukkan sinergi yang solid dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan. Penyitaan barang terlarang seperti pisau lipat, gunting, dan HP adalah langkah preventif yang penting untuk mencegah gangguan keamanan. Semoga kegiatan semacam ini terus dilakukan secara rutin untuk menciptakan Rutan yang aman dan kondusif.
(J.Ndraha)







Tinggalkan Balasan