,

Polsek Dolok Silau Bekuk Pengedar Sabu di Depan Gereja GKII, Barang Bukti 2 Klip dan Uang Rp55 Ribu Diamankan

Posted by

Simalungun // Kennedynews.id

Jumat (14/08/2026) – Malam itu, suasana di Jalan Masuk Perladangan depan Gereja GKII, Nagori Peresmian, Kecamatan Dolok Silau, tampak sunyi. Namun di balik kesunyian itu, ada aktivitas yang mencurigakan. Informasi dari masyarakat menyebutkan bahwa di lokasi tersebut sering terjadi transaksi jual-beli narkotika jenis sabu. Bahkan, jaringan peredaran sabu di wilayah Panribuan Jahean disebut sudah menjamur dan merajalela.

Kapolsek Dolok Silau AKP M. Nasir Daulay, S.H., tidak tinggal diam. Begitu informasi diterima, ia segera memerintahkan tim untuk bergerak. Operasi senyap pun dilancarkan. Hasilnya, seorang pengedar sabu berhasil diringkus beserta barang bukti yang cukup meyakinkan.

Kapolsek Dolok Silau: Komitmen Selamatkan Generasi Muda

Kapolsek Dolok Silau, AKP M. Nasir Daulay, S.H., saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (15/08/2026) sekira pukul 11.39 WIB, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam menyelamatkan anak bangsa dari bahaya darurat narkotika.

“Pengungkapan kasus narkoba ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk menyelamatkan anak bangsa dari darurat narkoba, sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Dolok Silau,” ujar AKP M. Nasir Daulay.

Informasi Masyarakat Berbuah Hasil

Peristiwa penangkapan tersebut terjadi pada Jumat (14/08/2026) sekira pukul 20.00 WIB. Awalnya, Kapolsek Dolok Silau menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya transaksi jual-beli narkoba yang sedang berlangsung di lokasi tersebut.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdapat transaksi jual-beli narkoba di jalan masuk perladangan depan gereja GKII, dan diinformasikan bahwa jaringan peredaran sabu di wilayah Panribuan Jahean sudah menjamur dan merajalela,” ucap Kapolsek Dolok Silau menceritakan awal mula penyelidikan.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Dolok Silau tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan cepat. Ia memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Hendrawan Sembiring dan Kanit Intel IPTU Erdo Purba, S.H., beserta anggota Polsek Dolok Silau untuk bekerja sama melakukan penyelidikan ke lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba tersebut.

Aksi Mencurigakan di Depan Gereja

Sekira pukul 21.00 WIB, tim Polsek Dolok Silau bersama Gamot (kepala desa) setempat tiba di lokasi yang dituju. Sesampainya di tempat, tim melihat seorang laki-laki yang dicurigai sedang berjalan kaki. Saat akan dilakukan interogasi terhadap laki-laki tersebut, terjadi aksi mencurigakan yang langsung menjadi perhatian petugas.

“Pada saat akan dilakukan interogasi, laki-laki tersebut tiba-tiba membuang sesuatu dari tangannya, dan saat diminta mengambil benda yang dibuang itu, kami curigai merupakan narkotika jenis sabu,” ungkap AKP M. Nasir Daulay menjelaskan momen penangkapan.

Setelah ditanya, laki-laki tersebut mengaku bernama Nursyahputra Torong alias Karnas (41), seorang petani warga Jalan Gereja GKPS Saran Padang, Kecamatan Dolok Silau. Ia mengakui bahwa dirinya membuang dua bungkus plastik klip kecil bening yang berisi narkotika jenis sabu.

Barang Bukti yang Diamankan

Petugas kemudian melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti tambahan, di antaranya satu buah mancis warna hijau, satu unit ponsel merek Samsung warna hitam, dan uang tunai sebesar Rp55.000 yang diduga hasil penjualan narkoba. Dalam penggeledahan tambahan juga ditemukan satu buah kaca pirex berisi sisa narkotika jenis sabu.

“Total barang bukti yang diamankan mencakup dua plastik klip kecil berisi sabu dengan berat bruto 0,91 gram, satu unit HP Samsung, mancis hijau, dan uang sebesar Rp55.000,” terang Kapolsek Dolok Silau.

Pelaku dan Barang Bukti Diserahkan ke Polres Simalungun

Tersangka dan seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polres Simalungun untuk dilakukan proses hukum dan pengembangan terkait jaringan peredaran narkoba di atasnya. Polsek Dolok Silau berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Kapolsek: Berantas Sampai ke Akar!

Kapolsek Dolok Silau menegaskan bahwa jajaran Polsek Dolok Silau telah berkomitmen penuh untuk mendukung penekanan Kapolres Simalungun dalam memberantas narkoba tanpa kompromi. Dengan semangat yang membara, Polsek akan terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.

“Jajaran kami berkomitmen mendukung penekanan Kapolres Simalungun untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, dan akan terus memberantas sampai ke akar-akarnya,” pungkas AKP M. Nasir Daulay, S.H.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah cepat dan tegas Polsek Dolok Silau dalam mengungkap peredaran narkotika di wilayahnya. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak akan pernah berhenti memberantas narkoba, bahkan di wilayah yang diklaim sebagai “Tanah Batak” sekalipun.

Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi sehingga operasi ini bisa dilakukan. Sinergi antara warga dan kepolisian adalah kunci utama dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya.

Kepada masyarakat, pesan Kapolsek Dolok Silau sangat jelas: setiap informasi dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Jangan takut dan jangan ragu untuk melapor jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitar. Bersama kita selamatkan generasi muda dari bahaya narkotika.

(Jp. Ndraha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *