
Nias Barat // kennedynews.id
Musyawarah Desa Desa Ononamolo II, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat berlangsung alot dan penuh sorotan pada hari ini. Rapat yang dikarsai BPD ini dihadiri Camat yang diwakili Kasi TRATIM, Pj. Kades Everi Laia,S.IP., M.M, Sekdes Bowonama Waruwu, seluruh perangkat, dan ratusan masyarakat Jumat, (28/08/2026).
Agenda utama: Penyusunan RKP-Desa Tahun 2027 dan Perubahan APBDes Tahun 2026.
BPD Harap Kesepakatan DemiKesejahteraan
Musdes dibuka oleh Ketua II BPD, Saferius Waruwu karena Ketua I BPD telah mengundurkan diri. Dalam sambutannya, Saferius mengajak seluruh peserta untuk antusias dan mengedepankan kepentingan bersama.
“Kita cari titik temu demi kesejahteraan kita bersama. Saya mohon petunjuk dan arahan dari Bapak Camat dan Pj. Kades,” ujarnya.
Hasil Perubahan APBDes 2026: Anggaran Dialihkan Demi Kebutuhan Warga
Setelah melalui diskusi, Musdes menyepakati beberapa perubahan anggaran penting:
1. Dana pengembalian tahun lalu dialihkan untuk pembelian pupuk UREA/NPK/BR-552 bagi petani.
2. Anggaran pembelian mesin jahit dialihkan menjadi Pelatihan Tata Rias untuk ibu-ibu PKK dan pemuda.
3. Dana pmbelian bibit jagung Hibrida dialihkan menjadi pengadaan bibit ayam yang akan dibagikan langsung kepada masyarakat.
RKPDes 2027 Tertunda, Tim 11 Langsung Dibentuk
Pembahasan RKPDes 2027 belum bisa dilanjutkan karena Tim 11 belum terbentuk. Menindaklanjuti itu, forum langsung melaksanakan pemilihan Tim 11 dan berjalan dengan lancar dan demokratis.
Camat & Pj. Kades: Dana Harus Tepat Sasaran dan Transparan
Mewakili Camat, Kasi TRATIM menekankan agar seluruh peserta menyatukan pemahaman. “Dana yang sudah ditransfer ke rekening desa harus segera direalisasikan dengan baik dan sesuai ketentuan perundang-undangan,” tegasnya.
Senada dengan itu, Pj. Kades Everi Laia,S.IP., M.M. menegaskan komitmennya. “Setiap penggunaan Dana Desa harus sesuai petunjuk dan transparan. Saya menyambut baik hasil Musdes hari ini,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Yanofati Waruwu juga angkat bicara. Ia menyambut baik Musdes dan berharap dana desa bisa menyentuh seluruh warga secara merata. “Jangan ada yang dianaktirikan,” pintanya.
Sorotan Tajam: Dana BUMDes Mengendap 8 Bulan
Puncak diskusi terjadi saat salah satu warga menyoroti kinerja BUMDes. “Kami minta pengurus BUMDes dan BPD segera gelar musyawarah khusus. Dana BUMDes sudah ditransfer Bendahara Desa sejak Desember 2025. Hampir 8 bulan mengendap sampai (28/08/2026) hasilnya nihil,” sorot warga.
Warga juga mengkritik program pembelian bibit babi yang diprakarsai BUMD. “Beberapa BUMDes yang sudah beli bibit, sekarang sudah mulai ada yang mati. Jangan ditunggu lagi program dari BUMD, kita rugi,” tegasnya.
Menutup keluhan, perwakilan tokoh perempuan meminta agar Pelatihan Tata Rias yang dananya baru dialihkan nanti dilaksanakan secara transparan dan merata ke seluruh dusun.
Musdes ditutup dengan semangat kebersamaan. Dengan terbentuknya Tim 11, Pemdes Ononamolo II ditarget segera tancap gas menyusun RKPDes 2027 agar pembangunan desa tidak terhambat.
Waktu : Jumaat 28 Agustus 2026
Tempat : Balai Desa Ononamolo II, Kec. Mandrehe Utara
Pimpinan Rapat : Saferius Waruwu – Ketua II BPD
Hadir : Kasi TRATIM mewakili Camat, Pj. Kades Everi Laia,S.IP., M.M, Sekdes Bowonama Waruwu, BPD, Aparat, Tokoh Masyarakat.
Penulis: Sokhifao waruwu
Editor: Admin




Tinggalkan Balasan