Penjualan Jagung Petani Binaan ke Bulog Berjalan Lancar, Polsek Siantar Martoba Pastikan Transaksi Adil

Posted by

Pematangsiantar // Kennedynews.id

Selasa (09/06/2026) – Siang itu, suasana di Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar, Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, terlihat sibuk. Sebuah truk bermuatan penuh jagung baru saja tiba.

Di samping truk itu, berdiri beberapa personil kepolisian dari Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar. Mereka tidak datang untuk mengawasi atau memeriksa, tetapi untuk mendampingi petani binaan menjual hasil panennya.

Kegiatan pendampingan ini berlangsung pada Selasa siang, 9 Juni 2026, sekira pukul 14.01 WIB.

Kapolsek Diwakili Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas

Kapolsek Siantar Martoba, AKP Martua Manik, SH, MH, diwakili oleh Kanit Binmas IPDA Nirwan Sirait dan Bhabinkamtibmas setempat. Mereka turun langsung memastikan proses penjualan jagung berjalan lancar.

Petani Binaan: Bapak H. Panjaitan

Dalam laporannya, Kapolsek AKP Martua Manik menjelaskan bahwa jagung yang dijual merupakan hasil panen dari petani binaan Bapak H. Panjaitan.

“Jagung yang dijual sebanyak 850 Kilogram dengan kadar air 11,8 persen dan harga Rp6.400 per kilogram,” ujar Kapolsek.

Kualitas Jagung Sangat Baik

Kadar air hanya 11,8 persen menunjukkan bahwa jagung yang dijual dalam kondisi sangat kering dan berkualitas baik. Ini tentu menjadi nilai plus bagi petani karena mempengaruhi harga jual.

Harga Rp6.400 per kilogram juga cukup kompetitif. Dengan jumlah 850 kg, Bapak H. Panjaitan membawa pulang uang Rp5.440.000 dari penjualan kali ini.

Komitmen Polri Dukung Ketahanan Pangan

Kapolsek AKP Martua Manik menegaskan bahwa kegiatan pendampingan ini adalah bentuk komitmen Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Martoba, dalam mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan (Ketapang) , terutama untuk komoditas jagung.

“Kami ingin memastikan petani mendapatkan haknya secara adil. Pendampingan ini juga bagian dari upaya meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah pemerintahan dan masyarakat,” ujar Kapolsek melalui pernyataannya.

Polri Hadir sebagai Pelindung dan Pengayom

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga mendampingi petani, membantu kelancaran distribusi hasil bumi, dan memastikan tidak ada kendala yang merugikan petani,” pungkas AKP Martua Manik.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Martoba, khususnya Kanit Binmas IPDA Nirwan Sirait dan para Bhabinkamtibmas, yang terus hadir mendampingi petani binaan, tidak hanya saat panen tetapi juga hingga proses penjualan ke Bulog.

Pendampingan seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa petani tidak dirugikan oleh tengkulak atau pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan.

Semoga Polsek Siantar Martoba terus konsisten melaksanakan program pendampingan ini, dan semakin banyak petani di wilayah Kecamatan Siantar Martoba yang terbantu.

(Edi.Hlw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *