Cegah Tawuran dan Balap Liar, Polres Karo Razia HP dan Barang Bawaan Siswa SMA/SMK

Posted by

Kabanjahe // kennedynews.id

Sebagai langkah preventif untuk menekan kenakalan remaja yang belakangan mulai menjadi perhatian, Polres Karo melaksanakan razia di sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di wilayah Kecamatan Kabanjahe dan Tigapanah, Kamis (11/6) pagi.

Kegiatan yang dipimpin jajaran Polres Karo tersebut menyasar pemeriksaan telepon genggam (HP) serta barang bawaan para siswa. Pemeriksaan dilakukan secara humanis dan bekerja sama dengan pihak sekolah guna memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.

Razia ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya tawuran dan balap liar. Dalam beberapa waktu terakhir, petugas kepolisian diketahui beberapa kali mengamankan kelompok remaja yang terlibat aksi tawuran maupun balap liar di wilayah Kabupaten Karo.

Dari hasil pendalaman yang dilakukan kepolisian, para pelaku kerap memanfaatkan grup WhatsApp maupun platform media sosial lainnya untuk berkoordinasi, mengatur lokasi pertemuan, hingga merencanakan aksi tawuran dan balap liar.

Saat pelaksanaan razia di SMA Negeri 1 Kabanjahe, Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H, S.I.K, M. Si, melalui Kabag Ops Kompol Jonista Tarigan, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukan semata-mata penegakan aturan, melainkan bentuk kepedulian dan perlindungan kepada generasi muda.

“Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dan bentuk kasih sayang kami kepada adik-adik siswa agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang dapat merugikan masa depan mereka, bahkan berpotensi mengarah pada tindak pidana. Kami ingin memastikan para pelajar fokus belajar dan menjauhi aktivitas negatif seperti tawuran maupun balap liar,” ujar Kompol Jonista Tarigan.

Ia menambahkan, keterlibatan orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mengawasi aktivitas remaja, termasuk penggunaan media sosial dan perangkat komunikasi yang mereka gunakan sehari-hari.

Polres Karo juga mengimbau para pelajar untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat mengarah pada pelanggaran hukum. Melalui kegiatan preventif seperti ini, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berprestasi.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di seluruh sekolah yang menjadi sasaran pemeriksaan berlangsung aman, tertib dan mendapat dukungan dari pihak sekolah sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di kalangan pelajar.

Sumber : 

Syahreza Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *