
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Kamis (11/06/2026) – Pagi itu, terik matahari mulai menyengat di Jalan Raya keSidamanik, Simarimbun Dolok, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar.
Di tengah hamparan lahan seluas ± 11 rante, seorang petani tampak sibuk menjemur hasil panen jagungnya. Dia adalah Bapak Alben Silitonga/Br. Pardede, petani binaan Polsek Siantar Marihat.
Tak jauh dari lokasi, seorang polisi berseragam lengkap terlihat datang menyapa. Dia adalah Bripka Johannes C. Siregar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan (Ketapang) pemerintah.
Kegiatan sambang ini berlangsung pada Kamis pagi, 11 Juni 2026, sekira pukul 10.00 WIB.
Hasil Panen Menurun Dampak Kemarau
Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, SH, menjelaskan bahwa hasil panen jagung yang dijemur kali ini kurang maksimal.
“Luas lahan ± 11 Rante, dengan hasil perkiraan sebanyak ± 600 Kilogram. Namun hasil panen jagung tersebut kurang maksimal atau menurun karena dampak musim kemarau pada bulan Februari-Maret 2026,” ujar Kapolsek.
Musim kemarau yang berkepanjangan memang menjadi momok bagi para petani. Banyak lahan yang mengalami gagal panen atau hasil yang tidak sesuai harapan. Namun, Bapak Alben tetap bersyukur masih bisa memanen sekitar 600 kg jagung.
Petani Siap Jual ke Bulog
Pada kesempatan itu, petani binaan Bapak Alben Silitonga/Br. Pardede menyampaikan kabar baik. Ia bersedia menjual hasil panen jagungnya ke Bulog Kota Pematangsiantar.
“Hasil panen jagung saya ini mau saya jual ke Bulog. Biar harganya jelas dan tidak main-main,” ujar Bapak Alben.
Keputusan ini tentu tepat. Bulog dikenal sebagai mitra petani yang memberikan harga layak dan kepastian pembelian.
Polri Menerima Keluhan dan Membina Petani
Bripka Johannes C. Siregar, Bhabinkamtibmas yang hadir, menyampaikan bahwa Polri siap menerima keluhan dan terus membina petani jagung.
“Kami mendukung penuh program pemerintah ketahanan pangan, terutama jagung. Petani tidak boleh berjuang sendirian,” ujar Bripka Johannes.
Tujuan Sambang: Dukung Ketahanan Pangan
Kapolsek AKP David Eka Putra menambahkan bahwa kegiatan sambang ini memiliki beberapa tujuan penting:
- Mendukung Program Pemerintah Ketahanan Pangan
- Meningkatkan silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat
- Mencegah terjadinya tindak pidana di lingkungan pertanian
- Meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat
“Kami tidak hanya datang saat ada masalah. Kami hadir sejak dari masa tanam, panen, hingga penjemuran. Ini adalah bentuk pelayanan Polri yang sesungguhnya,” pungkas AKP David Eka Putra.
Harapan untuk Petani Siantar Marimbun
Dengan adanya pendampingan dari Polsek Siantar Marihat, diharapkan para petani di wilayah Kecamatan Siantar Marimbun dan sekitarnya semakin termotivasi.
Mereka tidak perlu khawatir harga anjlok atau hasil panen tidak terserap. Bulog siap menampung, dan Polri siap mendampingi.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat, Bripka Johannes C. Siregar, yang menyempatkan diri menyambangi petani binaan yang sedang menjemur jagung.
Tindakan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga di lahan-lahan pertanian, membantu petani dari dekat.
Semoga musim kemarau tidak terlalu berkepanjangan, dan hasil panen petani di periode berikutnya bisa kembali normal. Polri dan Bulog siap mendukung!
(Edi.Hlw)








Tinggalkan Balasan