Kapolda Sumbar: Penegakan Hukum Jalan Terus, Awasi BBM Subsidi dan Libatkan Semua Pihak Selesaikan PETI

Posted by

Padang // kennedynews id

Polda Sumatera Barat menegaskan penanganan pertambangan emas tanpa izin (PETI) dilakukan secara berkelanjutan melalui jalur penegakan hukum, sekaligus mendorong tata kelola tambang yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Hal ini disampaikan langsung Kapolda Sumbar melalui percakapan pesan singkat kepada redaksi.

“Penegakan hukum terus dilakukan, dan secara paralel Polda Sumbar mendorong tata kelola tambang yang ramah lingkungan. Permasalahan PETI harus diselesaikan bersama seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Sebagai upaya pencegahan dan mitigasi, Polda bersama instansi terkait melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM, khususnya yang bersubsidi dari SPBU, agar tidak disalahgunakan untuk aktivitas tambang ilegal. Langkah ini juga bertujuan menghindari konflik dengan masyarakat yang berujung pada korban jiwa, seperti yang sempat terjadi di Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu.

“Semua langkah harus melibatkan semua pihak. Kami tidak ingin kasus penegakan hukum yang terjadi di Kabupaten Kuansing terulang di Sumatera Barat. Kita sepakat: tata kelola tambang harus meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa merusak lingkungan,” tambah Kapolda.

Selain pendekatan hukum dan pengawasan, Polda juga menerapkan konsep Culture Policing dalam menjaga kelestarian alam. Salah satu wujudnya adalah kegiatan penanaman 1.000 pohon dalam acara EMLF, yang akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Kapolda menyampaikan komitmen konkret untuk membahas masalah ini secara mendalam. “Insya Allah, mulai minggu depan akan kita bahas terkait masalah PETI dan solusinya dengan melibatkan semua pihak,” ujarnya.

Sebelumnya, ia juga telah meminta Pemerintah Provinsi segera memfasilitasi pertemuan yang mengundang seluruh unsur terkait — mulai dari instansi pemerintah, WALHI, pemerhati lingkungan, hingga lembaga adat. Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi dan langkah nyata, mengingat selama ini penanganan lebih banyak berfokus pada aspek hukum saja.

“Harapannya, solusi yang dihasilkan menyentuh akar masalah, sehingga lingkungan tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat tetap terjamin,” pungkasnya.

Sumber: Percakapan pesan singkat dengan Kapolda Sumatera Barat

Reporter :

Abdi Novirta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *