
Pematangsiantar// Kennedynews.id
Minggu (20/07/2026) – Malam itu, Lapangan H. Adam Malik berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga memadati area tersebut, bukan untuk satu acara, tetapi dua agenda besar yang digelar secara berturut-turut: final Turnamen Mobile Legends dan nonton bareng Final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol.
Festival Rakyat dan Nobar Bola Gembira Pematangsiantar ditutup dengan suasana yang begitu meriah pada Minggu dini hari, 20 Juli 2026. Menjelang laga puncak Final Piala Dunia 2026 yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB, ribuan masyarakat terlebih dahulu disuguhkan pertandingan final Turnamen Mobile Legends yang berlangsung sengit dan penuh antusiasme.
Turnamen Mobile Legends: 32 Tim Bertarung
Turnamen yang diprakarsai oleh Pengurus Cabang Esports Indonesia (ESI) Pematangsiantar di bawah koordinasi Yowanda Rahmazam tersebut digelar sejak Sabtu, 19 Juli 2026. Sebanyak 32 tim dari berbagai daerah ikut ambil bagian, menghadirkan persaingan ketat hingga babak final yang selesai pada pukul 20.00 WIB.
Sorak-sorai para pendukung memenuhi arena pertandingan saat tim-tim terbaik saling beradu strategi demi memperebutkan gelar juara. Selain menjadi hiburan bagi para pecinta gim, turnamen ini juga menjadi magnet yang menarik perhatian pengunjung Festival Rakyat sebelum dimulainya nobar Final Piala Dunia.

Para Pemenang Turnamen Mobile Legends
Adapun para pemenang turnamen Mobile Legends yakni:
- Juara I: Group Juliana Shiki
- Juara II: Group Bestam
- Juara III: Group Kijankkali
Para juara menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Khusus Juara I, panitia juga memberikan hadiah utama berupa satu unit sepeda gunung, yang disambut meriah oleh peserta dan penonton.
Ketua KONI: Festival Rakyat Wadah Positif
Ketua KONI Pematangsiantar, Riau Alexander Siahaan, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan Festival Rakyat dan Nobar Bola Gembira. Menurutnya, kegiatan yang memadukan olahraga, esport, dan hiburan masyarakat seperti ini mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda sekaligus mempererat kebersamaan warga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak generasi muda yang terlibat. Ini adalah bukti bahwa Pematangsiantar memiliki potensi besar dalam bidang olahraga dan esport,” ujar Riau Alexander Siahaan.
Penutupan Meriah dengan Nobar Final Piala Dunia
Penutupan Festival Rakyat pun berlangsung semarak. Setelah turnamen Mobile Legends berakhir, ribuan masyarakat bersama-sama memadati Lapangan H. Adam Malik untuk menyaksikan laga puncak Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol melalui acara nonton bareng.
Layar videotron raksasa menjadi pusat perhatian. Sorak sorai bergema setiap kali ada peluang emas tercipta. Malam penutupan festival menjadi momen kebersamaan yang penuh semangat dan kemeriahan, mengakhiri rangkaian acara yang telah berlangsung selama sepekan penuh.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi penyelenggaraan Festival Rakyat dan Nobar Bola Gembira yang berlangsung selama sepekan di Kota Pematangsiantar. Kolaborasi antara Kodim 0207/Simalungun, KONI, dan ESI Pematangsiantar menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor mampu menghadirkan hiburan yang sehat dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Semoga semangat persatuan dan kecintaan terhadap olahraga, termasuk esport, terus tumbuh di Kota Pematangsiantar.
(Jhon.Ndr)




Tinggalkan Balasan