
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Jumat (24/07/2026) – Sore itu, ketika aktivitas warga mulai memasuki penghujung hari, suasana di sebuah lahan pertanian di Jalan Batu Permata, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, justru masih dipenuhi aktivitas.
Tanaman jagung yang telah dirawat petani mulai dipanen. Di tengah proses tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Toba, AIPDA MP Simarmata, hadir bukan hanya untuk melihat, tetapi ikut membantu petani binaannya memanen jagung.
Kegiatan yang berlangsung sekira pukul 16.00 WIB tersebut menjadi bagian dari dukungan Polsek Siantar Selatan Polres Pematangsiantar terhadap Program Ketahanan Pangan (Ketapang).
Panen Jagung di Lahan 6 Rante
Petani binaan yang melakukan panen yakni M. Purba. Tanaman jagung tersebut ditanam di lahan dengan luas sekitar 6 rante.
Bagi petani, masa panen menjadi hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan, mulai dari menyiapkan lahan, menanam hingga merawat tanaman sampai siap dipanen.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam proses tersebut menjadi bentuk pendampingan langsung kepada petani sekaligus memperlihatkan perhatian Polri terhadap sektor pertanian.
Bhabinkamtibmas Dorong Hasil Panen ke Bulog
Tidak berhenti pada proses panen, AIPDA MP Simarmata juga menyampaikan imbauan agar hasil panen jagung tersebut nantinya dijual ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Bhabinkamtibmas bahkan menyatakan kesiapannya untuk mendampingi petani binaan saat menjual hasil panen tersebut.
Petani pun merespons baik. Hasil panen jagung rencananya akan dijemur pada keesokan harinya sebelum kemudian dijual ke Bulog Cabang Pematangsiantar.
Polri Terima Keluhan Petani
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan bahwa Polri terbuka menerima keluhan dari para petani jagung.
Pembinaan kepada petani menjadi salah satu bagian dari dukungan terhadap Program Pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung.
Komunikasi yang terjalin di lapangan diharapkan dapat membuat petani lebih mudah menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Ketahanan Pangan Dimulai dari Lahan
Program ketahanan pangan tidak hanya berbicara tentang kebijakan, tetapi juga tentang kerja nyata yang dilakukan para petani di lahan.
Dari lahan seluas 6 rante milik M. Purba, hasil panen jagung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus ikut mendukung ketersediaan pangan.
Di sisi lain, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas masyarakat juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta menjaga komunikasi antara Polri dan warga.
Polri Hadir di Tengah Petani
Kapolsek Siantar Selatan IPTU Suhaira Marbun, SH, mengatakan kegiatan sambang tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Pemerintah tentang Ketahanan Pangan.
Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, mencegah terjadinya tindak pidana, serta meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah petani pun diharapkan tidak hanya dirasakan ketika ada persoalan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat sedang bekerja dan berusaha meningkatkan kesejahteraannya.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan yang turut turun membantu petani binaan dalam proses panen jagung.
Pendampingan seperti ini memperlihatkan bahwa ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama. Petani bekerja di lahan, sementara dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak dapat menjadi penguat agar hasil pertanian semakin memberikan manfaat.
Semoga hasil panen M. Purba berjalan baik dan rencana penyaluran jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar dapat terlaksana, sehingga kerja keras petani mendapat hasil yang sepadan.
(Edi.Hlw)







Tinggalkan Balasan