
Gunungsitoli // kennedynews.id
Jaringan listrik di sepanjang jalan Desa Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan warga setempat. Pantauan media di lapangan pada Minggu (17/5/2026), ditemukan sejumlah infrastruktur milik PLN yang rusak parah, mulai dari kabel bertegangan tinggi yang menjuntai rendah hingga tiang gardu trafo yang nyaris roboh ke badan jalan.
Kondisi paling membahayakan terlihat jelas di Dusun 2 Desa Olora. Dua tiang yang berfungsi sebagai penyangga gardu trafo tampak condong secara ekstrem ke arah jalan raya. Selain itu, sebuah tiang listrik tepat berada di halaman rumah warga bernama Nyak Rahman Aceh, kini dalam posisi miring dan membayangi atap kediamannya.

“Kami sangat khawatir, terutama kalau terjadi hujan deras disertai angin kencang. Struktur tanah di sini merupakan lempung berpasir dan bagian pangkal bawah tiang itu sudah terlihat retak-retak. Kami sangat bermohon kepada PLN UP3 Nias untuk segera memperbaikinya sebelum ada korban jiwa,” ujar Nyak Rahman dengan nada cemas, Minggu (17/5/2026).
Keluhan senada juga disampaikan oleh warga Dusun 2 lainnya, Yusrin Nasution. Ia mendesak pihak PLN untuk segera membongkar sebuah tiang listrik yang sudah tidak berfungsi di depan rumahnya. Tiang tua tersebut memiliki palang besi yang letaknya sangat dekat dengan alur jaringan kabel telanjang yang masih aktif.
“Beberapa waktu lalu saat hujan lebat dan angin kencang, kabel itu bergesekan dengan palang besi tiang yang tidak berfungsi tersebut. Akibatnya keluar percikan bola api yang sangat besar dan listrik langsung padam seketika. Kami sudah pernah mengingatkan petugas di lapangan, kami mohon tiang itu segera dicabut demi keselamatan,” tegas Yusrin.

Selain ancaman tiang roboh, bahaya laten juga mengintai para pengguna jalan yang melintasi jalur Onozitoli Olora. Di kawasan tersebut, kabel listrik bertegangan tinggi menjuntai bebas ke badan jalan dengan ketinggian hanya sekitar 2 meter dari permukaan tanah. Lebih mengkhawatirkan lagi, kabel yang menjuntai itu memiliki sambungan terbuka yang diduga kuat sama sekali tidak dibalut lakban isolasi kabel.
Jaringan kabel yang kendur dan menjuntai ini juga ditemukan menyelimuti area dekat Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara di Dusun 1.
Masyarakat Desa Olora kini menaruh harapan besar agar manajemen PLN area setempat segera mengambil tindakan protektif dan perbaikan total terhadap seluruh jaringan yang rusak demi menghindari terjadinya kecelakaan fatal atau korsleting yang berujung kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN UP3 Nias maupun Unit Layanan Pelanggan (ULP) terkait belum memberikan keterangan resmi atau konfirmasi mengenai langkah penanganan darurat di lokasi tersebut.
Media ini akan terus berupaya menghubungi pihak manajemen PLN guna mendapatkan klarifikasi dan kepastian penanganan lebih lanjut demi kepentingan publik.
(Jamil Mendrofa)




Tinggalkan Balasan