
PASAMAN // kennedynews.id
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pasaman. Haryadi, S.AP yang bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman, berhasil menembus Seleksi Nasional Mutasi ASN Karier melalui sistem Integrated Mutasi (I-Mut) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kini ia berhak melanjutkan pengabdiannya di tingkat kementerian.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata ASN daerah memiliki peluang setara untuk berkarier di tingkat nasional. Sistem ini mengutamakan kompetensi, integritas, rekam jejak, serta kesesuaian dengan kebutuhan formasi jabatan.
Satu-satunya Peserta yang Tembus Semua Tahapan Seleksi
Kepala BKPSDM Kabupaten Pasaman Deswin Adia Putra menjelaskan, proses seleksi berlangsung sekitar dua bulan lalu melalui aplikasi MyASN yang terintegrasi dengan sistem manajemen talenta nasional BKN.
“Dari dua utusan terbaik Pemkab Pasaman yang ikut seleksi, hanya Haryadi yang berhasil lolos hingga tahap akhir. Peserta lainnya belum memenuhi syarat kesesuaian formasi instansi tujuan,” jelas Deswin.
Peserta dinyatakan lulus setelah melewati ujian sangat ketat: administrasi, uji kompetensi berbasis komputer, asesmen kualifikasi, hingga wawancara gabungan BKN dan perwakilan kementerian.
“Sistem talent pool atau sembilan kotak manajemen talenta menjadi ukuran utama. Karier ASN kini murni berdasarkan kemampuan, potensi, dan kinerja nyata, bukan latar belakang lainnya,” tegasnya.
Pencapaian ini diharapkan memicu semangat seluruh ASN Pasaman untuk terus meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Welly: Bukti ASN Daerah Mampu Bersaing di Tingkat Nasional
Bupati Pasaman Welly Suhery secara langsung melepas Haryadi dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Selamat kepada Saudara Haryadi. Semoga senantiasa memegang amanah, membawa nama baik daerah, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Bupati Welly.
Ia menegaskan mutasi ini bukan sekadar pindah kantor, melainkan bukti keberhasilan reformasi birokrasi. “ASN yang berintegritas, kompeten, dan berprestasi pasti akan mendapat tempat yang layak. Ini bukti kita dari daerah mampu bersaing di panggung nasional,” tambahnya.
Pengalaman lintas instansi ini diharapkan membawa inovasi, wawasan baru, serta budaya kerja yang lebih profesional demi pelayanan publik yang lebih baik.

Haryadi: Mantan Jurnalis dengan Prestasi Berdimensi Luas
Perjalanan karier Haryadi menjadi contoh nyata kemajuan berkat kerja keras dan belajar tanpa henti. Sebelum menjadi PNS, ia berprofesi sebagai jurnalis. Di pemerintahan, ia meniti tangga mulai dari staf di BP2KP dan BKD, Kasubag Umum Kecamatan, Kepala Tata Usaha SKB, hingga Kepala Balai Latihan Kerja.
Terakhir sebelum lolos seleksi, ia menjabat Kepala Seksi Pengembangan SDM dan Penguatan Kelembagaan Statistik Sektoral di Diskominfo Pasaman.
Kreativitasnya juga melahirkan motif batik khas Pasaman bernama “Sisiak Ikan” yang telah resmi tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual miliknya. Ia juga aktif menulis karya ilmiah dan rilis resmi pemerintah, serta pernah meraih penghargaan penulisan tingkat nasional.
Haryadi tercatat sebagai alumni terbaik STIA LAN RI dan pernah mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas di Amerika Serikat. Kombinasi pengalaman lapangan, wawasan luas, dan kemampuan beradaptasi inilah yang menjadikannya ASN inspiratif.
Penulis : Abdi Novirta
Editor : Admin






Tinggalkan Balasan