Dini Hari Mencekam di Sibolga, Rumah Aktivis Diduga Diserang Bom Molotov

Posted by

Sibolga // Kennedynews.id

Sebuah rumah yang ditempati aktivis sosial sekaligus penggiat media sosial di Kota Sibolga, Sumatra Utara, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sibolga Baru Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota.

Kobaran api sempat terlihat di bagian teras rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh penghuni rumah dan warga sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Namun, kejadian itu menimbulkan kepanikan serta trauma bagi penghuni rumah dan masyarakat di sekitar lokasi.

Aktivis yang menempati rumah tersebut, Risman Lase, mengatakan peristiwa itu terjadi tidak lama setelah dirinya bersama sejumlah rekannya mengunggah sebuah video di media sosial.

Video tersebut menampilkan tumpukan bantuan yang disebut berkaitan dengan bencana yang terjadi pada 25 November 2025 dan diduga tersimpan di sebuah bangunan di kawasan Panomboman, Kecamatan Sibolga Utara.

“Saya tidak memiliki persoalan dengan siapa pun. Namun setelah video itu viral di media sosial, rumah yang saya tempati justru mengalami pelemparan bom molotov. Peristiwa ini telah saya laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat diusut tuntas,” kata Risman kepada awak media.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Pedang Keadilan Perjuangan (PPKP) Kota Sibolga, Asarudi Waruwu, meminta aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik insiden tersebut Senin 16 Maret 2026.

Menurut Asarudi, dugaan aksi teror yang menyasar rumah seorang aktivis harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berpotensi menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

“Kami mendorong Polres Sibolga untuk mengusut kasus ini secara serius dan segera menangkap pelaku. Tindakan yang menimbulkan teror seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Asarudi.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel agar peristiwa tersebut dapat terungkap secara jelas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pelemparan bom molotov tersebut.

( As. Waruwu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *