,

Disambut Ulos Pamoting dan Pakaian Adat, Wamenkes RI Tinjau Tracing TBC Terintegrasi CKG di Simalungun

Posted by

Simalungun // Kennedynews.id

Rabu (22/07/2026) – Pagi itu, suasana di Balai Harungguan Bolon, Jalan Pora-Pora, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, terasa berbeda. Deretan kendaraan mulai berdatangan. Para pejabat tampak bersiap menyambut kedatangan tamu negara. Bukan sekadar kunjungan biasa, hari itu Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., datang untuk meninjau langsung pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Di tengah persiapan itu, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., tampak sigap. Bersama unsur Forkopimda lainnya, ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kasi Humas: Polri Hadir Secara Berintegritas dan Humanis

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (22/07/2026) sekira pukul 11.46 WIB, menjelaskan bahwa kehadiran Kapolres dalam kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sekaligus bukti bahwa Polres Simalungun Polda Sumatera Utara hadir secara berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Sambutan Adat: Ulos Pamoting untuk Wamenkes

Rombongan Wamenkes RI tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Mereka disambut langsung oleh Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, S.T., serta Kapolres Simalungun dan unsur Forkopimda lainnya.

Namun, ada yang istimewa dalam penyambutan kali ini. Dr. Sarmedi Purba selaku Ketua Adat dan Cendekia Simalungun mengenakan seperangkat pakaian adat Simalungun kepada Wamenkes RI dan istri. Sebuah ulos Pamoting pun disampirkan ke pundak tamu negara sebagai tanda penghormatan dan penerimaan dari masyarakat Simalungun.

Suasana hangat dan penuh kebanggaan menyelimuti prosesi adat tersebut.

Tinjau Langsung Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sebelum memasuki ruang utama Balai Harungguan Bolon, Wamenkes RI dan rombongan menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar di samping balai. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan yang disediakan.

Pada pukul 09.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan Tracing TBC yang menjadi inti dari kunjungan kerja tersebut.

Hadir Lengkap: Dari Forkopimda Hingga Kader Kesehatan

Kegiatan Tracing TBC ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Selain Wamenkes dan rombongan, tampak hadir Tenaga Ahli Wamenkes dr. Iwan Trihapsoro, Sekretaris Ditjen Kesehatan Lanjutan dr. Sunarto, M.Kes., Bupati Simalungun, Wakil Bupati Simalungun, Anggota DPRD Simalungun Erwin Parulian Saragih, S.T., Kasi Intel Kejari Simalungun Yudhi Saputra, S.H., M.H., Danramil 11/Girsang Sipangan Bolon Kapten Inf. Paul Sitorus, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut H. Muhammad Faisal Hasrimi, A.P., M.A., Kadis Kesehatan Kabupaten Simalungun dr. Debira Evalinc Sigit, M.HKes., serta para Direktur RSUD, Camat, Kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, dan kader kesehatan se-Kabupaten Simalungun.

Semua elemen bersatu, menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional.

Dialog Interaktif dengan Masyarakat

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan selamat datang dari Bupati Simalungun kepada Wamenkes RI pada pukul 09.00-09.21 WIB, dilanjutkan dengan pemberian cendera mata.

Memasuki pukul 09.25 WIB, giliran Wamenkes RI yang menyampaikan arahan. Namun, yang paling dinanti adalah sesi dialog interaktif bersama masyarakat dan pemangku kepentingan setempat. Camat, lurah, petugas kesehatan, kader, dan tokoh masyarakat diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Wamenkes.

Suasana akrab dan penuh kehangatan terlihat selama sesi dialog tersebut.

Kapolres Pastikan Keamanan dan Kelancaran

Di sela-sela kegiatan, AKP Verry Purba menegaskan peran Kapolres dalam mendampingi jalannya kunjungan kerja.

“Kapolres Simalungun turut hadir mendampingi jalannya kunjungan kerja ini bersama unsur Forkopimda lainnya, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif. Mulai dari peninjauan pemeriksaan kesehatan gratis, Tracing TBC, hingga dialog interaktif—semua berjalan tertib.

Kegiatan Tracing TBC resmi berakhir pukul 10.35 WIB. Sementara keseluruhan rangkaian kunjungan kerja Wamenkes RI di wilayah Kabupaten Simalungun berakhir pukul 11.00 WIB. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju wilayah Kabupaten Toba.

Program Prioritas Nasional untuk Penanganan TBC

AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya memastikan program prioritas nasional terkait penanganan Tuberkulosis telah berjalan optimal di daerah.

“Ini juga menjadi bagian dari kunjungan kerja Wamenkes RI ke wilayah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka mendorong percepatan penanganan TBC secara nasional,” jelasnya.

Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan Polri terhadap program kesehatan nasional, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap kondusif selama kunjungan kerja berlangsung.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang yang mendampingi langsung kunjungan kerja Wamenkes RI di Parapat. Sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam mendukung program kesehatan nasional ini patut dicontoh.

Kami juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun dan seluruh unsur Forkopimda yang telah menyambut tamu negara dengan hangat melalui prosesi adat yang penuh makna. Ulos Pamoting yang disampirkan ke pundak Wamenkes bukan sekadar kain adat, tetapi simbol penerimaan dan kebanggaan masyarakat Simalungun.

Semoga program Skrining TBC terintegrasi Cek Kesehatan Gratis ini terus berjalan optimal dan membawa manfaat besar bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Simalungun. Kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat keamanan adalah kunci keberhasilan pembangunan kesehatan di tanah air.

(Jhon.Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *