,

Hadiri High Level Meeting, Kapolres Pematangsiantar Ajak Sinergi Lintas Sektor Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan

Posted by

–

Pematangsiantar // Kennedynews.id

Rabu (04/11/2026) – Pagi itu, sekitar pukul 08.30 WIB, suasana di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah pejabat dan tokoh berkumpul, membahas persoalan ekonomi dan stabilitas harga. Di antara mereka, tampak Kapolres Pematangsiantar, AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M., yang datang untuk menghadiri High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID, dan TPKAD. Sebuah pertemuan yang sarat makna, bukan sekadar formalitas.

Menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menjadi perhatian serius Polres Pematangsiantar. Hal tersebut ditegaskan Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M., saat menghadiri High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID, dan TPKAD Kota Pematangsiantar, Rabu, 4 November 2026.

Dihadiri Wali Kota dan Lintas Sektor

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah Junaidi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Andi Syahputra Sitepu, S.H., Kepala Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Kepala Bank Sumut Subhan Pardosi, serta unsur TNI, pimpinan OPD, camat, dan lurah se-Kota Pematangsiantar.

“Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengendalikan inflasi, menjaga ketersediaan bahan pangan, serta mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah,” ujar AKBP Dhana Noer Kurniawan.

Stabilitas Ekonomi dan Keamanan Saling Berkaitan

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan. Menurutnya, ketersediaan bahan pangan dan terjaganya harga kebutuhan pokok sangat penting untuk mencegah munculnya potensi kerawanan sosial.

“Stabilitas ekonomi dan keamanan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kalau harga kebutuhan pokok stabil, masyarakat tenang. Kalau masyarakat tenang, kamtibmas terjaga,” tegas Kapolres.

Komitmen Polres Pematangsiantar

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian inflasi, Polres Pematangsiantar berkomitmen meningkatkan pengawasan distribusi pangan dan logistik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar, sekaligus mencegah praktik penimbunan dan spekulasi yang merugikan masyarakat.

“Kami akan meningkatkan pengawasan distribusi pangan. Jangan sampai ada yang menimbun atau berspekulasi. Itu akan merugikan masyarakat,” ujar Kapolres.

Pemantauan Harga dan Satgas Pangan

Pemantauan harga kebutuhan pokok juga akan ditingkatkan melalui Satgas Pangan dengan melibatkan dinas terkait. Pemantauan langsung di pasar menjadi salah satu langkah untuk mengetahui perkembangan harga dan memastikan kondisi pasokan tetap terjaga.

“Kami akan turun langsung ke pasar. Memantau harga dan memastikan pasokan aman. Ini adalah bagian dari upaya kami menjaga stabilitas harga,” jelas Kapolres.

Antisipasi HBKN

Selain itu, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Polres Pematangsiantar juga menekankan pentingnya peningkatan pengamanan melalui patroli gabungan, guna mengantisipasi lonjakan permintaan kebutuhan masyarakat serta memberikan rasa aman kepada pelaku usaha dan konsumen.

“Menjelang HBKN, permintaan biasanya meningkat. Kami akan meningkatkan patroli gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran distribusi,” tegas Kapolres.

Grand Launching Aplikasi BABANG QRIS

Tidak hanya membahas pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan Grand Launching aplikasi BABANG QRIS sebagai inovasi digitalisasi Pemerintah Kota Pematangsiantar. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Kami mengapresiasi inovasi ini. Digitalisasi pembayaran pajak akan mempermudah masyarakat dan meningkatkan transparansi,” ujar Kapolres.

Kerja Sama Lintas Sektor

Kapolres juga menegaskan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, Polri, TNI, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas ekonomi adalah tanggung jawab bersama. Mari kita bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar,” pungkas AKBP Dhana Noer Kurniawan.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah Kapolres Pematangsiantar yang menghadiri High Level Meeting TP2DD, TPID, dan TPKAD. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga peduli terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Komitmen untuk meningkatkan pengawasan distribusi pangan, mencegah penimbunan, dan memantau harga melalui Satgas Pangan adalah langkah nyata yang patut diapresiasi. Pendekatan kolaboratif lintas sektor seperti ini sangat penting untuk menciptakan Kota Pematangsiantar yang aman, stabil, dan sejahtera. Semoga sinergi yang terbangun terus terjaga, dan stabilitas harga serta ketahanan pangan dapat terwujud.

(Edi.Hlw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *