
Kutacane Aceh Tenggara // kennedynews.id
PPemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Bupati H.M.Salim Fahkry SE.MM menerima pesan atau laporan ” Kurang Gercep Gimana ini pak Bupati?”,
Lanjut dengan untuk menanggapi Laporan tentang jebol Normalisasi tanggul sungai di Jembatan Natam tersebut, begitu menerima laporan dari masyarakat Bupati Aceh Tenggara H.M.Salim Fahkry SE.MM langsung turun kelapangan dan bergerak ketempat tersebut mencari solusi atas kebutuhan warga , serta mengarah beberapa alat berat ketempat kejadian tersebut, supaya bisa mengatasi jebol nya Normalisasi pertahanan itu di perbaiki maksimal nya.
Mengunjungi Normalisasi yang jebol di Jembatan Natam kunjungan ini didampingi oleh PT.UTAMA KARYA bersama Anggota DPRK Davil V Dian Reza Fahmevi , Sekdakab Yusrizal S.T.M.T, segenap dari BPBD Setempat, Camat Darul Hasanah Hayadun S.Pd.Senin 29 Juni 2026 desa Natam Kecamatan Darul Hasanah Kabupaten Aceh Tenggara.
Istilah “normalisasi” yang jebol biasanya merujuk pada rusaknya tanggul sungai, dinding penahan tanah, atau infrastruktur saluran air akibat volume debit air yang ekstrem.
Perbaikan infrastruktur vital ini harus dilakukan melalui serangkaian tahapan teknis terstruktur agar tidak mudah jebol kembali.
Berikut adalah tahapan teknis dan penanganan yang umumnya dilakukan ketika struktur normalisasi jebol:
1. Penanganan Darurat (Emergency Response)
Langkah pertama yang dilakukan untuk menghentikan luapan air adalah perbaikan sementara:
Pemasangan Sandbag (Karung Pasir): Menumpuk karung berisi pasir atau tanah serta mengumpul kan matrial yang ada sekitar tempat tersebut, di titik tanggul yang jebol untuk menahan laju air atau pembentukan tembok pengaman.
Pemasangan Geotextile: Menggunakan lembaran geotekstil untuk memperkuat tumpukan tanah atau pasir atau batu matrial agar tidak mudah tergerus arus. sementara di sisi tanggul sebelum diperbaiki permanen.
2.Perbaikan Permanen (Permanent Repair)
Setelah kondisi darurat teratasi atau debit air surut, pemerintah/pihak berwenang akan membangun kembali struktur yang lebih kuat:
Pembangunan Tanggul Beton/Sheet Pile: Mengganti tanggul tanah yang rawan longsor dengan dinding turap beton (sheet pile) atau bronjong batu yang diisi batu kali dan kawat tahan karat.
Normalisasi Badan Sungai: Mengeruk sedimentasi (pendangkalan) dan melebarkan kembali badan sungai sehingga kapasitas tampung air meningkat.
3. Mitigasi Pencegahan (Agar Tidak Jebol Lagi)
Penting untuk memastikan perbaikan tidak sekadar mengembalikan fungsi awal, namun juga mengatasi akar masalah jebolnya tanggul:
Pengendalian Tata Guna Lahan: Membongkar bangunan liar di bantaran sungai yang sering menyebabkan penyempitan saluran.
Perkuatan Lereng (Slope Protection):
Peninggian Tanggul: Menyesuaikan tinggi tanggul dengan prediksi debit air tertinggi (banjir kiriman) agar air tidak melimpas ke permukiman warga.
Reporter : MHD SABRI





Tinggalkan Balasan