
KALIBUNTUWETAN, Kendal // kennedynews.id
Tradisi leluhur masyarakat pesisir kembali digelar dengan meriah. Warga Dukuh Birusari, Kelurahan Kalibuntuwetan, Kecamatan Kendal sukses melaksanakan rangkaian acara Sedekah Laut 2026 selama dua hari.
Rangkaian acara ini menjadi wujud syukur nelayan atas rezeki laut, sekaligus doa bersama agar diberi keselamatan saat melaut.
Acara diawali pada Sabtu malam di Petilasan Raden Bagus Aminoto.

Warga berkumpul untuk mengikuti doa bersama, pembacaan Manaqib, Sedekah Bumi.
Kegiatan ini bertujuan memohon keberkahan, menolak bala, dan mendoakan para leluhur yang telah membuka wilayah pesisir Birusari.
Puncaknya dilaksanakan pada Minggu, (28/6/2026).
Terlihat warga, tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, dan nelayan berkumpul di tepi pantai.

Sebuah miniatur kapal nelayan bertuliskan 2026 Sedekah Laut BIRUSARI dihias janur, bendera merah putih, dan umbul-umbul. Kapal ini menjadi simbol sesaji yang nantinya dilarung ke laut.
Kemudian Miniatur kapal diarak warga menuju laut menggunakan kapal utama KM. Marcopolo. Kapal dihias meriah dengan bendera, janur, dan umbul-umbul warna-warni.
Sedekah laut ini dihadiri pejabat setempat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokmas,toga dan warga dengan kompak melepas kapal. Suasana penuh kegembiraan, terlihat dari foto warga dan aparat yang berfoto bersama dengan jempol di atas kapal.
Sedekah Laut bukan sekadar ritual, tetapi memiliki makna mendalam,ber Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan ikan dan keselamatan selama setahun serta Memohon agar seluruh nelayan Birusari diberi perlindungan, rezeki lancar, dan selamat pulang pergi melaut juga menjaga warisan budaya pesisir agar tidak punah dan terus diwariskan ke generasi muda.

Kemeriahan Sedekah Laut Dukuh Birusari 2026 menjadi bukti bahwa tradisi dan spiritualitas masih hidup kuat di masyarakat pesisir Kendal. Semoga laut tetap bersahabat, ikan melimpah, dan nelayan selalu selamat.
Reporter : Tasim





Tinggalkan Balasan