Pekerjaan Penambahan Turbin PLTMH Aek Silang Tetap berjalan meski ditolak Waega dan sudah dilaporkan ke DPRD Sumit serta KLKH.

Posted by

Pekerjaan penambahan satu unit turbin pada pembangkit listrik Tenaga Mikro-Hidro(PLTMH)Aek silang di kec.Baaktiraja Kab Humbang Hasundutan terus berjalan aktip.Hal ini terjadi meski masyarakat setempat secara luas belum menerima rencana tersebut dan laporan terkait dampaknya sudah diaampaikan ke Komisi DPRD Sumatra-Utara serta kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan.

Dampak yang dirasakan masyrakat Kec.Baktiraja,bawang merah dan bawng penang gagal panen.

Berdasrkan pantauan langsung dilapangan,pekerjaan konstruksi perluasan bangunan  pembangkit dan pemasangan peralatan baru sudah memasuki tahap lanjut.Namun sejumlah warga dan kelompok tani menyatakan kekuatiran mendalam penambahan turbin dikuatirkan akan semakin mengurangi debit air sungai yang dibutuhkan untuk irigasi lahan pertanian.

Selama beroperi saat ini saja,air yang masuk ke saluran sawah sudah berkurang drastis,kamj kwatir jika ditambah satu turbin lagu,kami tidak bisa lagi menanam padi,ujar salah satu warga setempat.

Kekwatiran warga sejalan dengan aturan Undang-Undang sumber daya air yang menetapkan kebutuhan air untuk pertanian rakyat dan kebutuhan pokok menjadi prioritas utama diatas kepentingan usaha lainnya.Hingga saat ini belum ada kejelasan resmi mengenai berapa debit air yang akan diambil untuk turbin tambahan,serta berapa aliran minimum yang wajib disisihkan untuk kebutuhan warga.

Belum diketahui juga,Apakah revisi dokumen lengkap(Amdal/UKL-UPL) dan izin pemanfatan air untuk penambahan turbin dan sudah disahkan secara resmi serta apakah krsepakatan drngan masyarakat dan kelompok tani sudah tercapai.

Sampai berita ini diturunkan,belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola PLTMH PT.AEK SILANG terkait keberlanjutan proyek di tengah penolakan warga.

Pihak berwenang diharapkan segera memeriksa kelengkapan izin dan menjamin hak air masyarakat tidak dikorbankan demi kepentingan usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *