Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menutup Tahun Anggaran 2025 dengan sederet capaian strategis

Posted by

Sekayu, Muba -Kennedynews.id.

Penurunan angka kemiskinan hingga satu digit menjadi sorotan utama dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Muba di hadapan DPRD.

Bupati H.M. Toha Tohet, didampingi Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, memaparkan kinerja pemerintahan dalam Rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (2/3/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati menyebut persentase kemiskinan Muba pada 2025 turun menjadi 9,97 persen dari sebelumnya 12,88 persen. Angka tersebut turun sebesar 2,91 persen dan berada di bawah rata-rata provinsi.

Tak hanya itu, Rasio Gini Muba tercatat sebesar 0,208, menjadikannya sebagai daerah dengan tingkat ketimpangan terendah kedua di Sumatera Selatan setelah Kabupaten Musi Rawas.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Toha Tohet.

Selain indikator kemiskinan dan ketimpangan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Muba juga menunjukkan tren positif dengan capaian 73,17 pada 2025. Angka ini mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Di sektor ketenagakerjaan, Muba tercatat sebagai daerah terbaik di Sumatera Selatan dalam memperluas perlindungan jaminan sosial tenaga kerja.

Sementara itu, RSUD Sekayu menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan dalam ajang TOP Digital Awards 2025, menandakan transformasi layanan kesehatan berbasis digital berjalan optimal.

Sepanjang 2025, Muba juga mencatat kondisi zero konflik sosial. Pemerintah daerah menilai stabilitas keamanan menjadi fondasi penting dalam mendorong percepatan pembangunan.

Di bidang layanan hukum, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Muba kini telah memiliki Pos Bantuan Hukum (Posbakum), memperluas akses masyarakat terhadap keadilan.

Bupati menegaskan, berbagai capaian tersebut menjadi pijakan untuk melangkah lebih cepat menuju visi pembangunan daerah.

Kami mengajak seluruh pihak menyusun langkah strategis agar Muba bergerak maju lebih cepat dan semakin mensejahterakan masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPRD Muba, Afitni Junaidi Gumay, mengapresiasi kinerja pemerintah daerah sepanjang 2025. Ia menyebut LKPJ menjadi instrumen penting dalam evaluasi dan perbaikan kebijakan ke depan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan memberikan masukan agar kualitas pelayanan publik semakin meningkat,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan DPRD, Forkopimda, serta kepala perangkat daerah. Dengan capaian indikator makro yang membaik, Kabupaten Musi Banyuasin optimistis melanjutkan tren positif pembangunan di tahun-tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *