
BATANG // Kennedynews.id
Sebuah pertemuan yang dihadiri sejumlah kepala puskesmas di Kabupaten Batang menjadi perbincangan hangat di tengah proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang menyeret dua pegawai puskesmas Blado II sebagai tersangka.
Sekitar 14 orang berkumpul mengelilingi meja panjang di salah satu rumah makan kawasan Kota Pekalongan.
Dalam tayangan tersebut, mayoritas peserta tampak mengenakan pakaian dinas harian (PDH) berwarna cokelat yang menjadi seragam resmi Aparatur Sipil Negara (ASN), sementara sejumlah peserta perempuan terlihat berbalut jilbab bernuansa kuning mustard dan cokelat muda yang selaras dengan atribut kedinasan.
Suasana pertemuan terpantau berlangsung dalam nada santun namun serius. Seorang pria berbusana kasual yang duduk di ujung meja tampak aktif berdiskusi dengan beberapa peserta, sementara lainnya menyimak jalannya pembicaraan.
Pertemuan tersebut adalah di Rumah Makan Sego Dalem di Kota Pekalongan.
Kepala Puskesmas Bandar, Dodi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut membenarkan adanya kegiatan dimaksud. Namun, ia dengan tegas membantah bahwa agenda pertemuan memiliki keterkaitan dengan perkara hukum yang sedang bergulir di Kejaksaan Negeri Batang.
Menurut penuturan Dodi, pertemuan yang digelar bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Batang dan jajaran kepala puskesmas tersebut merupakan bagian dari persiapan program Wilayah Bebas Korupsi .
Reporter : Tasim





Tinggalkan Balasan