
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Senin (27/07/2026) – Sore itu, aktivitas di Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar di Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, tampak sedikit berbeda. Seorang petani datang membawa hasil panen jagungnya, didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Pendampingan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mendukung kesejahteraan petani melalui proses pemasaran hasil panen.
Dampingi Petani Hingga ke Bulog
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, SH, M, mengatakan Bhabinkamtibmas mendampingi petani binaannya menjual hasil panen jagung langsung ke Gudang Bulog Cabang Pematangsiantar.
Pendampingan ini dilakukan agar petani dapat menjual hasil panennya sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama proses berlangsung.
1.183 Kilogram Jagung Terjual
Dalam penjualan tersebut, petani binaan berhasil menjual hasil panen jagung sebanyak 1.183 kilogram.
Jagung yang dijual memiliki kadar air 18,06 persen dan diterima dengan harga Rp5.500 per kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.
Hasil tersebut menjadi kabar baik bagi petani sekaligus menunjukkan bahwa hasil pertanian lokal memiliki peluang pasar yang jelas melalui Bulog.
Wujud Dukungan Program Ketahanan Pangan
Kapolsek Siantar Marihat menjelaskan, kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Marihat, dalam mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan (Ketapang), terutama komoditas jagung.
Selain itu, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan pelayanan, mempererat hubungan dengan warga, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Melalui pendampingan seperti ini, Polri juga menunjukkan dukungannya terhadap para petani agar semakin semangat meningkatkan produktivitas pertanian.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Marihat yang terus hadir mendampingi petani, mulai dari proses pembinaan hingga membantu penjualan hasil panen ke Bulog.
Pendampingan seperti ini menjadi contoh nyata bahwa ketahanan pangan dapat terwujud melalui sinergi antara pemerintah, aparat kepolisian, dan para petani. Dengan adanya kepastian pemasaran hasil panen, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat dan semangat untuk terus mengembangkan sektor pertanian semakin tumbuh.
(Edi.Hlw)








Tinggalkan Balasan