
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Jumat (14/08/2026) – Siang itu, suasana di sekitar SMK Negeri 2, Jalan Sangnawaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, terasa berbeda. Sejumlah personil kepolisian tampak berjaga di titik-titik strategis, bukan untuk mengejar penjahat, tetapi untuk mencegah aksi tawuran pelajar.
Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar merespons cepat dengan menurunkan personil yang dipimpin Kanit Samapta IPDA T. Tamba untuk melakukan monitoring dalam pencegahan terjadinya aksi tawuran pelajar pada Jumat siang, 14 Agustus 2026, sekira pukul 14.20 WIB.
Personil Ditempatkan di Titik Rawan
Kapolsek Siantar Timur, IPTU Chandra Ritonga, S.H., M.H., mengatakan selain monitoring, personil juga ditempatkan di titik rawan perlintasan siswa, seperti simpang masuk SMK Negeri 2, untuk melakukan penjagaan sekaligus pemantauan pergerakan para siswa yang keluar atau pulang sekolah guna mencegah terjadinya konsentrasi massa atau aksi tawuran antar pelajar.
Beri Rasa Aman dan Cegah Tawuran
Kehadiran personil Polsek Siantar Timur di lokasi dapat memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya aksi tawuran antar pelajar.
Situasi Aman dan Kondusif
“Selama kegiatan monitoring dan penjagaan, situasi Kamtibmas di sekitar SMK Negeri 2 Pematangsiantar dan Jalan Sangnawaluh terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Personil tetap akan melakukan monitoring guna cegah aksi tawuran pelajar,” pungkas Kapolsek.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polsek Siantar Timur yang menurunkan personil untuk monitoring dan penjagaan di SMK Negeri 2.
Kegiatan ini sangat penting untuk mencegah aksi tawuran pelajar yang sering terjadi di jam pulang sekolah. Kehadiran Polri di titik-titik rawan menjadi langkah preventif yang efektif untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Semoga kegiatan serupa terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lainnya di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.
(Edi.Hlw)





Tinggalkan Balasan