
Simalungun // Kennedynews.id
Senin (02/11/2026) – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus memperkuat sinergi dengan para ulama dan tokoh masyarakat sebagai wujud Polri yang berintegritas dan humanis. Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., yang diwakili Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., menghadiri pengajian rutin Latar Ngarep, Mujahadah Nihadlul Mustaghfirin, dan Sholawat di Asrama Perguruan Islam Pondok Pesantren Sabilussalam, Huta 1 Sidosemi, Nagori Teluk Lapian, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.
Disambut Pendiri Ponpes dan Tokoh Masyarakat
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri melayani masyarakat. Kapolsek Bosar Maligas tiba di lokasi sekira pukul 19.30 WIB, didampingi Kanit Samapta IPTU J. Tarigan, Kanit Intelkam IPTU UR. Turnip, dan Kanit Reskrim IPDA B. Hutauruk, S.H. Rombongan disambut pendiri Ponpes Sabilussalam yang juga Ketua NU Kabupaten Simalungun, Kiyai Nursalam, bersama Tokoh Masyarakat Nagori Teluk Lapian H. Zulkifli Sembiring, Tokoh Pemuda dan Olahraga Sugeng Pratikno, serta Pangulu Nagori Teluk Lapian Siswoyo.
Perkenalkan Program Prioritas Kapolri
Dalam kesempatan itu, IPTU Sonni G. Silalahi memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut telah direncanakan. “Tujuannya merangkul tokoh agama, tokoh adat, stakeholder, maupun organisasi masyarakat agar dapat memberi masukan dalam menjalankan program prioritas Bapak Kapolri,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Polres Simalungun saat ini fokus pada sejumlah program prioritas Kapolri, yakni pengaturan lalu lintas, Polisi Peduli Pendidikan, Polisi Peduli Pengangguran, Kumpul Bersama Masyarakat, Green Policing, Jumat Keliling, Subuh Keliling Bersama Masyarakat, Minggu Kasih, keadilan restoratif perkara ringan, Satu Desa Satu Bhabin, penataan personel, serta Rembuk Warga. Selain itu, Polres Simalungun juga meningkatkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, di antaranya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, penanganan kejahatan jalanan, dan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kiyai Nursalam Apresiasi Program Polri
Menanggapi hal tersebut, Kiyai Nursalam mengucapkan selamat datang kepada Kapolres yang diwakili Kapolsek Bosar Maligas, sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus pondok pesantren. Ia menyampaikan apresiasi atas program Polri, khususnya Jumat Keliling dan Subuh Keliling.
“Kami berharap pelaksanaan kegiatan tersebut dapat menggandeng para ulama agar terjalin sinergi yang baik antara Polri dan ulama,” ucap Kiyai Nursalam. Ia juga menyatakan siap memberikan dukungan dan sumbangan pemikiran bagi Polres Simalungun. Tak hanya itu, ia mendukung penuh upaya Polres Simalungun memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Simalungun.
Silaturahmi Harus Ditindaklanjuti
Sebelum mengakhiri kegiatan, IPTU Sonni G. Silalahi menambahkan bahwa silaturahmi ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata. “Kegiatan ini harus kita tindak lanjuti dengan memadukan Polri dan ulama dalam menjalankan program-program ke depan,” tegasnya. Kegiatan silaturahmi tersebut berakhir sekira pukul 22.30 WIB dan berlangsung lancar serta kondusif.
Apresiasi Kennedynews.ID
Kennedynews.ID mengapresiasi langkah Polres Simalungun yang diwakili Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, S.H., dalam menjalin silaturahmi dengan ulama dan tokoh masyarakat di Ponpes Sabilussalam. Kegiatan ini adalah wujud nyata Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat, tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merangkul tokoh agama dan menyerap masukan dalam menjalankan program prioritas Kapolri.
Kami juga mengapresiasi sambutan hangat Kiyai Nursalam yang menyatakan siap mendukung penuh upaya Polres Simalungun memberantas narkoba, serta apresiasinya terhadap program Jumat Keliling dan Subuh Keliling. Harapan agar Polri menggandeng ulama dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat dan tokoh agama dalam menjaga Kamtibmas. Pesan bahwa silaturahmi harus ditindaklanjuti dengan memadukan Polri dan ulama dalam program ke depan adalah pengingat berharga bahwa kolaborasi lintas elemen adalah kunci keberhasilan. Semoga sinergi Polri dan ulama di Kabupaten Simalungun semakin erat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari narkoba.
(J.Ndraha)








Tinggalkan Balasan