Aksi Damai AMPDT di Kantor DLH Sumut, Diterima Sekretaris Fahri dan Gakkum LH, Investigasi Segera Dilakukan

Posted by

Medan // Kennedynews.id

Kamis (30/07/2026) – Siang itu, puluhan pemuda dan mahasiswa berkumpul di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. Bukan untuk membuat keributan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi secara damai. Mereka adalah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Danau Toba (AMPDT), yang datang membawa satu suara: selamatkan Danau Toba dari dugaan pencemaran.

Di balik spanduk dan atribut aksi, ada keprihatinan mendalam terhadap kelestarian danau terbesar di Asia Tenggara ini. Dugaan pencemaran akibat aktivitas PT. Gunung Hijau Mega di kawasan Danau Toba menjadi pemicu utama gerakan ini. Namun, yang terjadi kemudian adalah respons positif dari pemerintah.

Aksi Damai dan Dialog Konstruktif

Para perwakilan AMPDT tidak hanya berorasi di depan gedung. Mereka diterima untuk berdialog secara terbuka oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Bapak Fahri, yang turut didampingi oleh perwakilan Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (Gakkum LH).

Suasana pertemuan berlangsung hangat namun serius. AMPDT menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan agar dugaan pencemaran lingkungan dapat ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

DLH Sumut: Komitmen Investigasi dan Penegakan Hukum

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk menjalankan tugas dan fungsi pengawasan lingkungan hidup dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.

Yang lebih penting, DLH Sumut menyampaikan kesiapan untuk melakukan investigasi terhadap dugaan yang disampaikan masyarakat sesuai dengan mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Perwakilan Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (Gakkum LH) turut menegaskan bahwa setiap laporan maupun dugaan pelanggaran lingkungan akan ditindaklanjuti berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” demikian pernyataan tegas dari pihak Gakkum LH.

DLH Sumut Terbuka Terima Masukan

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara juga menyatakan komitmennya untuk bersikap terbuka terhadap informasi maupun masukan dari masyarakat.

Instansi tersebut menyampaikan kesiapan untuk menerima surat maupun permohonan koordinasi dari AMPDT dan pihak-pihak terkait sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Sikap terbuka ini menjadi angin segar bagi para aktivis lingkungan yang selama ini kerap menghadapi tembok birokrasi.

AMPDT: Langkah Awal yang Baik

Ketua Sekawasan Danau Toba AMPDT, Ambrin BW Simbolon, menyampaikan apresiasi atas respons positif yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara beserta Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup.

Menurutnya, komitmen tersebut menjadi langkah awal yang baik dalam memastikan setiap dugaan pencemaran lingkungan ditangani secara serius dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami mengapresiasi keterbukaan dan respons cepat dari DLH Sumut. Ini menunjukkan bahwa pemerintah mendengarkan suara masyarakat,” ujar Ambrin.

AMPDT: Tetap Kawal Hingga Tuntas

AMPDT menegaskan bahwa organisasi akan tetap konsisten mengawal proses penanganan dugaan pencemaran lingkungan tersebut hingga terdapat kejelasan dari hasil investigasi yang dilakukan oleh instansi berwenang.

Sebagai organisasi kepemudaan yang peduli terhadap kelestarian Danau Toba, AMPDT berkomitmen untuk terus mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai, mengawal proses penegakan hukum, serta mendorong terwujudnya tata kelola lingkungan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

“Danau Toba Bersih, Masyarakat Sehat, Generasi Selamat,” menjadi semboyan yang menggema di akhir pertemuan.

Sinergi untuk Danau Toba

AMPDT berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional dan warisan alam yang harus dilindungi untuk generasi sekarang maupun yang akan datang.

Kehadiran AMPDT dan respons dari DLH Sumut menjadi secercah harapan bahwa kelestarian Danau Toba tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id mengapresiasi langkah damai dan konstruktif yang dilakukan oleh AMPDT dalam menyampaikan aspirasi terkait dugaan pencemaran Danau Toba. Aksi yang mengedepankan dialog dan koordinasi dengan pemerintah adalah contoh nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat disuarakan dengan cara yang elegan dan efektif.

Kami juga mengapresiasi respons cepat dan sikap terbuka yang ditunjukkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara serta Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup. Komitmen untuk melakukan investigasi dan menindaklanjuti dugaan pencemaran sesuai aturan adalah langkah yang patut didukung.

Danau Toba adalah warisan alam yang tak ternilai harganya. Tidak hanya bagi masyarakat Sumatera Utara, tetapi bagi seluruh Indonesia. Mari kita jaga bersama, dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

Semoga hasil investigasi segera terang dan membawa keadilan bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar Danau Toba.

(Jhon.Ndr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *