Api di Pasar Dwikora! Warga Curiga Orang Bertopeng Siram Bensin, 3 Mobil Damkar Kewalahan Padamkan Kebakar

Posted by

Pematangsiantar // Kennedynews.id

Kamis (18/06/2026) – Dini hari itu, tepatnya pukul 03.00 pagi, suasana di Pasar Par luasan Dwikora, Kota Pematangsiantar, mendadak berubah menjadi neraka. Api berkobar dengan cepat, melahap puluhan kios yang sebagian besar menjual kain ulos dan pakaian.

Wartawan Kennedynews.id yang turun langsung ke lokasi mendapatkan informasi mengejutkan dari para saksi dan warga setempat: ada seorang pria bertopeng yang terlihat masuk ke area pasar dengan membawa minyak bensin.

“Jam 03.00 tadi, saya lihat ada orang pakai topeng, bawa bensin, lalu menyiram-nyiram di dekat kios ulos. Kain-kain di situ gampang terbakar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Saksi Melapor ke Polsek Siantar Utara

Beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut segera menuju Polsek Siantar Utara untuk melaporkan peristiwa yang mereka saksikan.

“Kami sudah lapor ke polisi. Semoga pelakunya segera ditangkap,” kata salah seorang saksi.

Api Berkobar di Pasar Pagi

Kebakaran ini terjadi saat aktivitas pagi mulai bergulir. Pasar Par luasan Dwikora merupakan pasar pagi yang sudah mulai ramai sejak jam 03.00 pagi. Pedagang mulai berdatangan untuk mempersiapkan lapaknya.

Namun, siapa sangka, di jam yang sama, api justru muncul dan langsung melahap kios-kios yang mudah terbakar, terutama yang berisi kain ulos dan pakaian.

Jaga Malam Hingga Jam 03.00 Pagi

Banyak warga yang mempertanyakan: “Ke mana jaga malam?”

Menurut keterangan, pos penjagaan di pasar ini hanya berjaga dari jam 06.00 sore hingga 03.00 pagi. Setelah itu, penjagaan dianggap tidak diperlukan lagi karena aktivitas pasar pagi sudah mulai ramai.

“Jaga malam hanya sampai jam 3 pagi. Karena jam segitu pasar sudah mulai ramai penjual dan pembeli, jadi penjagaan tidak terlalu ketat lagi,” ujar salah seorang warga.

Namun, ironisnya, di jam pergantian antara jaga malam dan aktivitas pagi itulah api justru melalap pasar.

3 Mobil Damkar Dikerahkan, Kekurangan Air Jadi Kendala

3 unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, pasokan air yang mereka bawa kurang memenuhi untuk memadamkan api yang terus membesar.

Warga pun berbondong-bondong datang membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Mereka bahu-membahu, berusaha memadamkan kobaran api yang terus melahap kios-kios.

Camat Siantar Utara Turun ke TKP

Di tengah kepanikan warga, Camat Siantar Utara ikut turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi. Ia memberikan semangat kepada warga dan memberikan arahan agar api cepat padam.

Kerugian Besar, Ini Bukan Pertama Kali

Warga di sekitar pasar mengungkapkan bahwa kebakaran di Pasar Par luasan Dwikora bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, pasar ini juga pernah dilalap api.

Belum diketahui pasti berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran kali ini. Namun, puluhan kios yang terbakar jelas membuat para pedagang kehilangan mata pencaharian mereka.

Polsek Siantar Utara dan Polres Pematangsiantar Diminta Segera Bertindak

Warga berharap agar Polsek Siantar Utara segera menangkap pelaku pembakaran. Mereka juga berharap Polres Pematangsiantar ikut mengawal kasus ini agar tidak terulang kembali.

“Kami minta polisi segera menangkap pelaku. Jangan sampai kejadian ini terulang lagi. Ini sudah kedua kalinya pasar ini terbakar,” ujar salah seorang pedagang yang tampak putus asa.

Apresiasi Kennedynews.id

Kennedynews.id turut menyampaikan belasungkawa dan dukungan moral kepada para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pasar Par luasan Dwikora.

Kami juga mengapresiasi langkah warga yang sigap membantu memadamkan api, serta Camat Siantar Utara yang turun langsung memantau situasi.

Semoga Polsek Siantar Utara dan Polres Pematangsiantar segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai kebakaran serupa terulang kembali di masa mendatang.

(Edi.Hlw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *