
Simalungun // Kennedynews.id
Sabtu (25/07/2026) – Sebuah warung tuak di Huta IV Rawa Masin, Nagori Rawa Masin, Kecamatan Ujung Padang, yang selama ini diduga menjadi tempat transaksi judi togel akhirnya digerebek aparat kepolisian. Berawal dari laporan masyarakat yang resah, personel Polsek Bosar Maligas bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga menjadi pengecer judi togel Hongkong.
Pengungkapan tersebut merupakan bagian dari Operasi Pekat Toba 2026 yang digelar Polres Simalungun untuk memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat, khususnya praktik perjudian di wilayah hukumnya.
Berawal dari Informasi Warga
Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G. Silalahi, SH, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari masyarakat pada Jumat (24/07/2026) sore mengenai adanya aktivitas penjualan judi togel Sidney dan Hongkong di sebuah warung tuak milik seorang warga bernama Anto.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Bilson Hutauruk, SH, bersama personel untuk melakukan penyelidikan di lokasi.
Sekitar pukul 21.00 WIB, petugas tiba di lokasi dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial WALUYO (54) yang diduga sedang menjalankan aktivitas sebagai pengecer judi togel.
Barang Bukti Diamankan
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit telepon genggam merek Realme yang diduga digunakan untuk menerima dan mengirim pesanan angka togel Hongkong melalui aplikasi WhatsApp.
Selain itu, turut diamankan uang tunai sebesar Rp77.000 yang diduga merupakan hasil penjualan kupon judi togel.
Kapolsek menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam memberantas praktik perjudian yang meresahkan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sekaligus wujud komitmen kami dalam memberantas segala bentuk perjudian yang meresahkan warga,” ujar IPTU Sonni G. Silalahi.
Diduga Beroperasi Selama Dua Bulan
Dari hasil pemeriksaan awal, Kanit Reskrim IPDA Bilson Hutauruk mengungkapkan bahwa pelaku mengaku telah menjalankan aktivitas tersebut selama kurang lebih dua bulan.
Pelaku disebut menerima keuntungan sekitar 20 persen dari omzet penjualan judi togel Sidney dan Hongkong. Seluruh hasil penjualan kemudian disetorkan kepada seorang bandar berinisial IWAN yang berdomisili di Kabupaten Asahan melalui aplikasi WhatsApp.
Apabila terdapat pembeli yang memenangkan nomor tebakan, hadiah akan dikirim oleh bandar kepada pelaku untuk kemudian diserahkan kepada pemenang.
Kasus Terus Dikembangkan
Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bosar Maligas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Bosar Maligas menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada penangkapan pengecer. Polisi akan terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan perjudian yang lebih luas, termasuk memburu bandar yang diduga mengendalikan peredaran judi togel di wilayah tersebut.
“Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Seluruh jaringan perjudian akan terus kami telusuri dan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas IPTU Sonni G. Silalahi.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi langkah cepat Polsek Bosar Maligas yang menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengungkap praktik perjudian yang meresahkan warga.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Diharapkan upaya pemberantasan perjudian terus dilakukan secara konsisten agar tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun.
(Jhon.Ndr)





Tinggalkan Balasan