
Kutacane Aceh Tenggara // kennedynews.id
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menindaklanjuti video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah oknum aparatur sipil negara (ASN) diduga berada di luar tempat kerja saat jam dinas.
Dalam video tersebut, seorang pegawai negeri sipil (PNS) terlihat makan es krim di salah satu gerai Momoyo Kutacane dengan mengenakan pakaian dinas.
Kasus itu langsung dibahas Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui rapat penegakan disiplin ASN yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Yusrizal selaku Ketua Tim Penegakan Disiplin ASN. Rapat digelar Kamis, 3 September 2026 dan dihadiri Kepala BPKSDM Abdul Syafarudin, Kepala Dinas Kesehatan Rosita Astuti beserta jajaran, serta seluruh kepala puskesmas se-Aceh Tenggara.
Yusrizal mengatakan disiplin dan kode etik ASN tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pelayanan, tetapi juga mencakup sikap dan perilaku ketika berada di tengah masyarakat.
Menurutnya, setiap perilaku ASN dapat menjadi sorotan publik, terlebih ketika menggunakan pakaian dinas dan atribut resmi pemerintah.
“Setiap tindakan ASN, apalagi saat mengenakan pakaian dinas, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menyangkut citra pemerintah dan institusi tempatnya bekerja,” kata Yusrizal.
Ia menyebut video yang beredar menjadi salah satu pembahasan utama dalam rapat. Pemerintah daerah menilai tindakan pegawai yang terlihat makan es krim saat jam kerja dengan mengenakan pakaian dinas lengkap tidak mencerminkan profesionalisme ASN.
Selain itu, perilaku tersebut dinilai tidak sesuai dengan norma kesopanan yang harus dijunjung aparatur pemerintah.
Yusrizal meminta Kepala Dinas Kesehatan segera memproses dugaan pelanggaran tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin PNS.
Ia juga meminta seluruh kepala puskesmas memperkuat pembinaan secara berkelanjutan terhadap pegawai di masing-masing unit kerja.
“Saya tegaskan jangan sampai kejadian seperti ini terulang. ASN harus memahami bahwa kedisiplinan, etika dan sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab,” ujarnya.
penulis: MHD SABRI DESKY
Editor: Admin




Tinggalkan Balasan