
Pematangsiantar // Kennedynews.id
Jumat (05/06/2026) – Jelang peringatan HUT Bhayangkara ke 80 pada 1 Juli 2026, Polres Pematangsiantar tidak sekadar bersiap untuk upacara seremonial. Mereka memilih cara yang lebih membumi dan menyentuh langsung masyarakat kecil. Salah satunya melalui Polsek Siantar Timur yang menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada warga kurang mampu.
Kegiatan yang penuh makna ini berlangsung di Jalan Sangnawaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, pada Jumat sore, 5 Juni 2026, sekira pukul 15.30 WIB.
Kapolsek Siantar Timur, IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH, tampak langsung turun tangan menyerahkan bantuan. Didampingi oleh personel Polsek Siantar Timur, ia memilih sendiri penerima bansos yang dinilai benar-benar membutuhkan.
Penerima Bansos: Dua Pemulung yang Berjuang di Pinggiran Kota
IP Sapar menjelaskan bahwa pemilihan warga penerima bansos dilakukan dengan cara patroli dan secara acak. Namun, pilihannya jatuh pada dua sosok yang sehari-hari berjuang mencari nafkah di sektor informal yang sangat berat: pemulung.
Penerima pertama adalah Hendro Sinaga (47 tahun) , warga Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur. Sehari-hari, ia mencari rongsokan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Penerima kedua adalah Mujur Hutasuhut (45 tahun) , warga Jalan Aman, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur. Nasibnya tidak kalah berat. Ia juga menggantungkan hidup dari hasil memulung.
Mata mereka berbinar saat menerima bantuan dari Kapolsek. Tidak banyak yang bisa mereka katakan, tetapi senyum dan ucapan terima kasih yang tulus terpancar dari wajah mereka.
“Terima kasih, Pak Polisi. Bantuan ini sangat berarti untuk keluarga kami,” ujar Hendro Sinaga dengan suara lirih.
Bansos Berupa Sembako Sederhana Tapi Bermakna
Kapolsek IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan memang tidak mewah, tetapi sangat dibutuhkan oleh warga kurang mampu.
“Bansos yang diberikan berupa sembako, yaitu 1 karung beras ukuran 5 kilogram dan 1 dus mie instan,” ujarnya.
Meskipun terlihat sederhana, bagi seorang pemulung seperti Hendro dan Mujur, sembako ini bisa membantu memenuhi kebutuhan makan keluarganya untuk beberapa hari ke depan.
Bukan Hanya Bansos, Tapi Juga Himbauan Kamtibmas
Kapolsek tidak hanya datang untuk berbagi. Ia juga memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan himbauan dan pesan-pesan kamtibmas kepada warga.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing. Tidak ada yang lebih berharga daripada rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, atau mengetahui dan melihat terjadinya tindak pidana maupun gangguan kamtibmas, segera hubungi Layanan Kepolisian di Call Center 110 (bebas pulsa) , atau Bhabinkamtibmas, atau langsung ke Polsek Siantar Timur,” pesan IPTU Edy.
Kehadiran Polri yang Menenteramkan
Di akhir kegiatan, Kapolsek Siantar Timur menegaskan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kecamatan Siantar Timur, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial seperti ini,” pungkas IPTU Edy J.J. Manalu, SH, MH.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Masyarakat tidak perlu takut atau sungkan kepada polisi. Karena polisi adalah sahabat mereka, pelindung mereka, dan sekarang juga telah terbukti menjadi bagian yang peduli dengan nasib warga kurang mampu.
Kennedynews.id mengapresiasi langkah Polres Pematangsiantar, khususnya Polsek Siantar Timur, yang telah menyambut HUT Bhayangkara ke 80 dengan cara yang sederhana tetapi sangat bermakna bagi masyarakat kecil.
Semoga semangat berbagi ini terus berlanjut dan menginspirasi satuan-satuan kepolisian lainnya di jajaran Polres Pematangsiantar.
(Edi.Hlw)








Tinggalkan Balasan