
NIAS BARAT // Kennedynews.id
Komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam mempercepat konektivitas antarwilayah terus direalisasikan secara konkret. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nias Barat Tahun Anggaran 2026, pengerjaan peningkatan ruas jalan perbatasan yang menghubungkan Dusun II Hilimale, Desa Sitoluewali, Kecamatan Moro’o, Kabupaten Nias Barat menuju Desa Botonaai, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara kini telah memasuki tahap pengerasan dan bersiap melanjutkan ke tahap pengaspalan.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah, langkah nyata yang ditempuh Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Nias Barat serta pihak-pihak terkait, mendapat sambutan hangat serta apresiasi mendalam dari warga setempat. Kebijakan ini dinilai sebagai wujud kepedulian langsung terhadap dinamika kebutuhan dasar masyarakat di wilayah perbatasan.
Guna memastikan kualitas serta akuntabilitas pengerjaan di lapangan, Ketua DPD LSM Pedang Keadilan Perjuangan (PKP) Kabupaten Nias Barat bersama tim Tenaga Teknis/Konsultan melakukan pemantauan langsung ke lokasi pembangunan pada Selasa (25/08/2026).
Tinjauan Lapangan dan Harapan Lanjutan
Peningkatan infrastruktur jalan dari sisi Nias Barat saat ini telah mencapai batas wilayah administratif Kabupaten Nias Utara. Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat beserta jajaran LSM PKP berharap adanya langkah bersinergi dan berkesinambungan dari Pemerintah Kabupaten Nias Utara.
Fungsi Vital Jalur Pendidikan dan Ekonomi: Peningkatan akses jalan perbatasan ini merupakan sarana utama mobilitas harian warga, khususnya bagi anak-anak sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA yang bergantung pada kelancaran akses jalan tersebut.
Tinjauan Lapangan Pemkab Nias Utara: Sebelumnya pada Kamis (13/08/2026), Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, bersama Ketua dan Anggota DPRD Nias Utara Yaaman Telaumbanua dan Nimerodi Hia, serta Kepala Dinas PU Nias Utara telah meninjau langsung lokasi dari Desa Botonaai hingga perbatasan Desa Sitoluewali.
Ekspektasi Tindakan Nyata: Masyarakat Desa Botonaai beserta warga perbatasan menaruh harapan besar agar Pemkab Nias Utara, DPRD, dan Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara segera merealisasikan tindakan nyata berupa penyambungan pembangunan jalan dari Desa Botonaai menuju perbatasan Desa Sitoluewali.
Sinergi pembangunan jalan perbatasan antara Pemkab Nias Barat dan Pemkab Nias Utara diharapkan dapat segera terwujud demi mendongkrak perekonomian, memperlancar akses pendidikan, serta mempererat konektivitas antar-kabupaten di Kepulauan Nias.
Penulis: T. Waruwu
Editor: Admin




Tinggalkan Balasan