
GUNUNGSITOLI // kennedynews.id
Media Kennedynews.id bersama Kennedy Bersuara News menyoroti tajam dugaan penutupan informasi publik dan pembat
Kasan ruang gerak jurnalis pada proyek Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias. Proyek strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara senilai Rp87.340.621.789,12 APBD TA 2026 yang dikerjakan oleh PT Razasa Karya ini memicu polemik setelah memasang pamflet larangan masuk bermodus Pasal 551 KUHP pada gerbang proyek.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari media Asiatimes.id pada Selasa (16/6/2026), sejumlah jurnalis dan Ketua Forum Aliansi Rakyat Peduli Kepulauan Nias (FARPKEN), Edward Lahagu, mendapatkan perlakuan tidak kooperatif saat mendatangi lokasi. Oknum humas lapangan bernama Eko berdalih tidak melarang masuk, namun menolak bertanggung jawab jika jurnalis terkena material proyek seperti potongan besi atau batu. Pihak pelaksana dinilai sengaja menggunakan dalih keselamatan tanpa ada upaya memfasilitasi Alat Pelindung Diri (APD) standar bagi tim pemantau.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Jamil Mendrofa dari Kennedynews.id dan dari Surat kabar umum Kennedy Bersuara News menilai tindakan lepas tanggung jawab oknum humas di lapangan merupakan bentuk pembatasan kemerdekaan pers yang mencederai prinsip transparansi.
.
Hal senada diperkuat oleh pernyataan mantan Humas DPD LSM PKP Kota Gunungsitoli, Ahmad Sabran, yang menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar esensi UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menurutnya, kontraktor proyek pemerintah wajib menjamin keamanan kerja jurnalis, bukan menjadikannya tameng untuk menutup akses pengawasan.
Sebagai institusi pers, Kennedynews.id dan Kennedy Bersuara News mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara selaku pemilik proyek dan manajemen pusat PT Razasa Karya untuk segera memberikan klarifikasi terbuka. Penggunaan pasal pidana pekarangan pribadi (Pasal 551 KUHP) pada mega proyek yang dibiayai uang rakyat dinilai tidak relevan dan berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Nara hubung: Jamil Mendrofa Kepala biro Surat kabar umum Kennedy bersuara news dan Kennedy news.id Kota Gunungsitoli, hp/wa 0811 636 5552








Tinggalkan Balasan