
Sipirok // Kennedynews.id
Selasa (08/09/2026) – Pagi itu, suasana di Mako Batalyon C Pelopor, Sipirok, terlihat sibuk namun penuh kehangatan. Bukan latihan fisik atau simulasi penanggulangan yang sedang berlangsung, melainkan gotong royong yang dilakukan personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Dengan sapu dan cangkul di tangan, mereka membersihkan lingkungan, merapikan dedaunan kering, lalu beralih memanen kacang di area Masjid Hubbul Watthon. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Brimob tidak hanya siap menghadapi tugas berat, tetapi juga peduli pada kebersihan dan kemandirian pangan.
Kerja Bakti dan Panen Kacang
Kegiatan yang dipimpin oleh Danton II Kompi 1 Batalyon C Pelopor, IPDA Jun Happy Sihombing, S.Sos., diawali dengan pelaksanaan kurve atau kerja bakti di lingkungan Kantor Kompi 1. Seluruh personel tampak bergotong royong membersihkan dedaunan kering dan merapikan lingkungan perkantoran guna menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan kondusif.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, personel juga melaksanakan kegiatan pemanenan tanaman kacang di area Masjid Hubbul Watthon Batalyon C Pelopor. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan produktif sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan.
Danki Brimob: Personel Harus Mampu Jaga Lingkungan dan Manfaatkan Potensi
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan di bawah pengawasan Danki 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. Ia menegaskan bahwa personel Brimob tidak hanya dituntut untuk selalu siap dalam menghadapi berbagai tugas dan tantangan, tetapi juga harus mampu menjaga lingkungan kerja, memperkuat kebersamaan, serta memanfaatkan potensi yang ada secara positif dan produktif.
Apresiasi Kennedynews.id
Kennedynews.id mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Brimob Sumut di Sipirok. Kerja bakti membersihkan lingkungan dan pemanenan kacang di area masjid adalah bentuk nyata kepedulian Brimob terhadap kebersihan dan ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan produktif seperti ini patut dicontoh oleh satuan lain sebagai upaya kemandirian dan kepedulian lingkungan. Kami berharap semangat gotong royong dan produktivitas ini terus dijaga dan menjadi budaya di lingkungan Brimob Sumut.
(J.Ndraha)







Tinggalkan Balasan